Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TKN Antisipasi Celah Kelemahan Jokowi Saat Debat Capres-Cawapres

TKN Antisipasi Celah Kelemahan Jokowi Saat Debat Capres-Cawapres Debat Capres jilid III. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, Jazilul Fawaid mengakui ada materi yang bisa menjadi celah kelemahan Jokowi-Ma'ruf saat debat capres-cawapres. TKN pun mulai mengantisipasi potensi celah itu.

"Tentu selalu ada celah tetapi kita harus mengantisipasi. Misalnya dianggap terlalu cepat membubarkan HTI misalnya. Itu kaitannya dengan radikalisme, dengan terorisme, dengan penggantian ideologi," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/12).

Jazilul mengungkapkan, TKN juga sudah melakukan pemetaan (mapping) materi debat. Kemudian akan mengundang pakar untuk melakukan diskusi terkait materi debat.

"Pasti Pak Jokowi terbiasa menerima masukan dan berdiskusi pada topik-topik yang ada," ungkapnya.

Meski begitu, Jazilul menilai Jokowi telah sukses melakukan beberapa hal. Terutama di bidang pemberantasan korupsi yang juga masuk dalam materi debat capres-cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tentu selama ini di era Pak Jokowi memang pemberantasan korupsi cukup luar biasa. Bahkan kalau menurut saya memang gerakan pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui regulasi UU bahkan Pak Jokowi mengeluarkan perpres khusus terkait dengan korupsi itu menunjukkan kalau pak Jokowi itu punya visi yang kuat dalam pemberantasan korupsi," ucapnya.

Diketahui, KPU merilis hasil rapat membahas debat Pilpres 2019 . Rapat itu menghasilkan beberapa kesepakatan. Salah satunya, debat dilakukan sebanyak lima kali dan digelar di Jakarta .

"Jadi dengan mempertimbangkan satu dan lain hal, debat dihelat lima kali dan hanya di Jakarta saja," kata Ketua KPU RI Arief Budiman. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP