Tinjau Langsung Percetakan, Bawaslu Pastikan Tak Ada Surat Suara Dicetak di China

Minggu, 20 Januari 2019 14:54 Reporter : Ronald
Tinjau Langsung Percetakan, Bawaslu Pastikan Tak Ada Surat Suara Dicetak di China Konpers KPU cetak surat suara Pemilu 2019. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu DAN Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) meninjau langsung Percetakan Surat Suara Pemilu 2019. Percetakan dilakukan di Gedung Kompas Gramedia, dan PT Aksara Grafika Pratama.

Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, ini adalah hari pertama dimulainya pencetakan surat suara di tiga provinsi berbeda.

"Hari ini pencetakan perdana surat suara, dan serentak kita lakukan di Jakarta, di Surabaya dan Makassar," katanya di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Tentara Pelajar, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (20/1).

Dia juga menegaskan isu adanya surat suara yang tercoblos adalah hoaks. Sebab, dia meyakini kalau ini hari pertama pencetakan seluruh surat suara.

"Kami tegaskan tidak ada surat suara yang dicetak di China nggak ada. Semua di Indonesia (cetak surat suara). Tidak ada yang di China," tegasnya.

Sementara itu anggota DKPP Alfitra Salam mengharapkan tak ada lagi berita palsu atau hoaks dengan adanya peninjauan ini.

"Kami harap KPU dan Bawaslu bekerja sesuai aturan, prosedur, sehingga nggak ada pelanggaran administrasi. Kemudian kami harap tidak ada hoaks lagi. Kami harap setelah ini hoaks nggak ada lagi. Kalau ada semoga segara bisa dibantah," kata Alfitra.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar menyatakan pihaknya bekerjasama dengan KPU akan terus mengawasi pencetakan surat suara baik untuk surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan DPR RI, surat suara DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

"Bawaslu dalam hal ini mengawasi proses pencetakan dan penyimpanan. Bersama KPU apakah surat suara dicetak secara jumlah yang disetujui atau tidak," kata dia.

Selain mengawasi pencetakan, menurut dia, Bawaslu juga akan mengawasi gudang penyimpanan surat suara sebelum dan pada saat akan didistribusikan.

"Jika nantinya kami temukan ada surat suara lebih, maka akan kami musnahkan," kata dia.

Percetakan Gramedia sendiri akan mencetak sekitar 292.019.984 lembar yang nantinya akan disebar di lima provinsi. Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan DKI Jakarta. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini