Teriakan 'Prabowo Presiden' Tutup Acara Syukuran Klaim Kemenangan

Jumat, 19 April 2019 21:37 Reporter : Yunita Amalia
Teriakan 'Prabowo Presiden' Tutup Acara Syukuran Klaim Kemenangan Prabowo Disambut Pendukung Usai Salat Jumat. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Acara syukuran yang diadakan di Jalan Kertanegara oleh para pendukung Prabowo-Sandi berlangsung lancar. Massa pendukung secara tertib meninggalkan lokasi acara pada sore hari.

Diawali usai salat Jumat hingga sore hari, pendukung Prabowo-Sandi menggelorakan dukungan mereka kendati hasil beberapa lembaga survei menyatakan Jokowi-Ma'ruf unggul dalam kontestasi Pilpres 2019.

Sedari pagi, para relawan dan pendukung pasangan calon nomor urut 02 itu sudah terlihat mendatangi lokasi acara. Pukul 11.30 WIB, sosok yang ditunggu-tunggu tiba. Prabowo menyalami para pendukungnya melalui jendela mobil lantas masuk ke kediaman.

10 menit kemudian, Prabowo kembali keluar rumah menuju masjid Al-Azhar untuk melaksanakan salat Jumat. Di sana pula para jemaah antusias menyambut Prabowo.

Sesuai agenda utama acara syukuran yaitu sujud syukur. Jemaah saat itu bersama-sama mendoakan Prabowo terpilih menjadi Presiden disusul melakukan sujud syukur.

Sujud syukur sempat terkendala lantaran antusiasme jemaah yang mengabadikan keberadaan Prabowo di Masjid Al-Azhar, salat bersama pendukung.

Usai Salat Jumat masa kembali memadati area pelataran kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara. Di sana sudah tersedia panggung berukuran kurang lebih 50 meter persegi, tempat Prabowo dan para tokoh berorasi. Namun, tak ada nama Sandiaga di spanduk panggung itu.

Sebagaimana sikap pendukung kepada idolanya, kedatangan Prabowo di lokasi acara disambut gegap gempita. Mantan Danjen Kopassus itu kemudian menaiki panggung dan mulai berorasi. Dalam orasinya ia mengingatkan agar pelaksanaan Pemilu harus jujur dan adil.

Dengan suara lantang, Prabowo mengatakan dirinya mendapat nama baru. Jika sebelumnya nama lengkapnya bernama Prabowo Subianto, maka ditambah kata Ahmad menjadi Ahmad Prabowo Subianto.

"Saudara-saudara, saya diberi nama muslim tapi masih saya renungkan. Diberikan ulama dan habaib, mereka kasih saya nama Haji Ahmad Prabowo Subianto. Tapi nanti saya akan tanya rakyat Indonesia pantes apa tidak," ujar Prabowo, Jumat (19/4).

Tidak lupa, Prabowo juga mengajak seluruh pendukung dan para relawan Prabowo-Sandi mengawal terus proses rekapitulasi penghitungan suara pemilu 2019.

"Saya minta saudara-saudara menjaga formulir C1 dan C1 pleno yang berada di dalam kotak surat suara diseluruh kecamatan. Harus dijaga karena sudah ada usaha menghilangkan kotak suara," ujarnya.

Seruan Prabowo itu disambut meriah oleh para pendukungnya. Prabowo pun hanya berorasi tak lebih dari 30 menit. Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian turun dari panggung usai berorasi.

Gemuruh teriakan 'Prabowo Presiden' mengiringi Prabowo saat turun panggung.

Sementara itu di tengah riuh dukungan pendukung untuk Prabowo, tak nampak calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sedang sakit hingga tak memungkinkan hadir dalam acara syukuran. Namun absennya Sandi tak menyurutkan antusias pendukung.

Acara pun selesai pukul 16.30 WIB diiringi hujan yang mengguyur. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini