Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak mau Khofifah-Emil kalah, Muslimat NU Surabaya gelar pelatihan

Tak mau Khofifah-Emil kalah, Muslimat NU Surabaya gelar pelatihan Muslimat NU Kota Surabaya. ©2018 Merdeka.com/Mochammad Andriansyah

Merdeka.com - Tak mau jagonya kembali menelan kekalahan untuk kali ketiga di Pilgub Jawa Timur, ratusan ibu-ibu Muslimat NU Kota Surabaya merapatkan barisan. Kamis (22/3), mereka mendatangi Rumah Aspirasi di Jalan Diponegoro untuk mengikuti pelatihan kampanye pemenangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

Pelatihan ibu-ibu Muslimat NU dengan bendera Relawan Muslimat Khofifah-Emil ini, terbagi menjadi dua zona yaitu Surabaya selatan-barat dan Surabaya pusat-timur-utara.

"Pelatihan hari ini (22/3) diikuti zona Surabaya selatan dan barat. Sedangkan yang pusat, timur, dan utara ikut pelatihan hari Jumat besok," terang Sekretaris Relawan Muslimat Surabaya, Ainul Jamilah di sela pelatihan.

Jamilah juga menegaskan, bahwa pelatihan yang digelar pihaknya ini tidak ada kaitannya dengan organisasi Muslimat NU. Hanya saja, katanya, seluruh peserta pelatihan ini memang koordinator Muslimat NU. Mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RW. "Semuanya anggota Muslimat NU," lanjutnya.

"Ini sudah di luar lembaga PC NU Surabaya. Kita punya koordinator di luar organisasi. Nanti para koordinator ini melakukan perekrutan baik yang Muslimat NU maupun yang non Muslimat NU," sambungnya.

Terkait pelatihan kampanye ini, Jamilah menegaskan, para relawan pemenangan Khofifah-Emil berharap para peserta pelatihan nantinya bisa bergerak maksimal melakukan sosialisasi.

Selain itu, para koordinator juga bertanggung jawab melakukan pendataan jumlah pemilih Khofifah-Emil di masing-masing kelurahan. "Kami punya data, pemilihnya ibu yang Muslimat NU itu berapa dan siapa saja. Itu nanti akan jelas," tandas Jamilah.

Nah, agar para peserta pelatihan ini paham aturan-aturan kampanye yang tidak boleh dilanggar, panitia mendatangkan mantan Ketua Bawaslu Jawa Timur, Sufyanto sebagai narasumber.

"Tadi dalam pelatihan dijelaskan juga regulasinya, mana rambu-rambu kampanye yang tidak boleh dilanggar. Kemudian kalau menemukan pelanggaran dari pihak lain, lapornya ke mana. Itu yang kami jelaskan," papar Sufyanto. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP