Survei Poltracking: Pilgub Jabar, Rindu 42 persen, Duo DM 35,8 persen

Sabtu, 23 Juni 2018 15:29 Reporter : Ahda Bayhaqi
Survei Poltracking: Pilgub Jabar, Rindu 42 persen, Duo DM 35,8 persen Survei Poltracking Pilgub Jabar 2018. ©2018 Merdeka.com/ahda bayhaqi

Merdeka.com - Pasangan calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) diprediksi bakal unggul dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Hal itu seperti yang tertuang dalam hasil survei Poltracking lima hari menjelang hari pencoblosan.

Berdasarkan survei, pasangan 'Rindu' memuncaki elektabilitas dengan angka 42 persen. Terpaut tipis dengan pesaingnya Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo DM) di angka 35,8 persen. Lalu pemilih yang belum menentukan 6 persen.

Sementara itu, dua pasangan calon lainnya, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) dan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) tidak mampu bersaing secara elektabilitas. Pasangan Asyik hanya mampu mendulang elektabilitas 10,7 persen. Sedangkan Hasanah yang diusung PDIP terbawah dengan 5,5 persen suara.

"Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 42 persen, kemudian Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 35,8 persen, yang ketiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu 10,7 persen, yang ketiga Tb Hasanuddin-Anton Charliyan 5.5 persen, sisanya undecided voeternya di Jawa Barat 6 persen," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda saat rilis survei di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6)

Hanta menuturkan bahwa selisih antara pasangan Rindu dengan Duo DM hanya sekitar 6,2 persen. Sehingga, untuk saat ini pasangan Ridwan Kamil-Uu berpeluang menang.

Prediksi Poltracking ini diyakini tidak begitu jauh dengan hasil hari pencoblosan ini selama tidak ada dinamika politik yang kencang di sisa lima hari, terutama pada masa tenang besok.

"Selisihnya sekitar 6,2 persen, selisihnya juga tidak begitu tebal tapi melampaui margin of error. Sehingga survei memprediksi yang akan unggul kalau tidak ada dinamika politik yang kencang Ridwan Kamil lebih berpeluang ketimbang Deddy Mizwar. Meskipun Deddy Mizwar masih ada peluang jika ada dinamika politik di sisa lima hari masa tenang," kata Hanta.

Jumlah pemilih yang sudah mantap di Jawa Barat sekitar 44 persen. Untuk swing voter masih cukup tinggi di angka 41 persen. Hanta menilai untuk swing voter itu tidak akan begitu berpengaruh terhadap pasangan Asyik dan Hasanah.

"41 persen masih mungkin berubah pilihannya. Ini masih bisa mengubah elektabilitas meski yang paling berpeluang menang Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar," kata Hanta.

Poltracking melakukan survei lima hari menjelang pemilihan dari tanggal 18-22 Juni. Survei memiliki 800 responden yang diambil berdasarkan data pemilih tetap (DPT) KPU dengan metode stratified multistage random sampling. Survei margin of error kurang lebih sebesar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini