Survei Pilkada Banggai: Herwin Yatim 31,4 Persen dan Amiruddin 18,3 Persen

Jumat, 28 Februari 2020 17:56 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Survei Pilkada Banggai: Herwin Yatim 31,4 Persen dan Amiruddin 18,3 Persen Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) memotret prediksi pertarungan di Pilkada Kabupaten Banggai 2020. Setidaknya, ada tiga calon yang dinilai memiliki elektabilitas tertinggi di daerah itu.

Dari kategori Top of Mind, calon Bupati Banggai, Herwin Yatim paling atas dengan 31,4 persen. Disusul Amiruddin Tamoreka 18,3 persen, lalu Mustar Labolo 9,8 persen. Survei ini dilakukan periode 17 Februari sampai 23 Februari 2020.

Selanjutnya ada nama Ma'mun Amin dengan 5,4 persen, Samsul Bahri Mang 5,1 persen dan Sri Indraningsih Lalusa 2,9 persen.

Peneliti LSPI Rachmayanti Kusumaningtyas, mengatakan, survei dilakukan dengan metode multistage random sampling. Margin of error kurang lebih 4,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Survei ini dilakukan dalam bentuk kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan terbuka dengan 440 responden berusia 17 tahun lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan," kata Rachma, Jumat (28/2).

1 dari 1 halaman

Selain Top of Mind, elektabilitas kandidat secara tertutup juga menempatkan nama Herwin Yatim dengan prosentase 34,4 persen, disusul Amiruddin Tamoreka 19,1 persen dan Mustar Labolo 10,7 persen. Sementara nama lain selain tiga kandidat tersebut masih di bawah angka 10 persen.

Rachma juga menjelaskan, jika melihat prosentase hasil survei elektabilitas Top of Mind tersebut, diprediksi Pilkada Banggai 2020 bakal menjadi pertarungan sengit antara Amiruddin Tamoreka dan petahana Herwin Yatim, karena keduanya merupakan kandidat potensial dari sisi elektabilitasnya.

"Sangat sulit untuk Pilkada Banggai dengan pertarungan tiga kandidat, karena elektabilitas petahana dengan penantang tidak terlalu jauh. Belum lagi dengan sejumlah nama kandidat yang prosentasenya di bawah 10 persen, dan undecided voter 19,6 persen," jelasnya.

Peluang Amiruddin, imbuh Rachma, sangat terbuka untuk menang jika terjadi head to head. Menurutnya, politik hari ini untuk para penantang dengan elektabilitas yang bagus akan mempunyai nilai tawar yang kuat tersendiri. Sangat disayangkan dan jadi tanda tanya besar mengapa petahana elektabilitasnya stagnan, semestinya sudah di angka 40 persen lebih.

"Meski Pilkada masih beberapa bulan lagi, semua kondisi masih dinamis. Namun jika tren penantang semakin menanjak, maka petahana akan terancam dan harus bersiap-siap melakukan langkah dan strategi khusus," tutupnya. [rnd]

Baca juga:
Jelang Pilkada, PPATK Endus Rekening Mencurigakan di Luar Negeri
Sambangi Kantor DPC PDIP Solo, Gibran Tak Kabari FX Rudy
Selain Blusukan, Gibran Akan Dirikan Posko Pemenangan di Setiap RT dan RW
KPU Solo: Jika Ditemukan Data Ganda, Paslon Independen Harus Ganti Dua Kali Lipat
Bakal Cagub Sumatera Barat Mulyadi Hormati Falsafah Adat Minang
Camat di Jember Minta Nenek Difabel Bilang 'Terima Kasih Bupati Salam 2 Periode'

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini