Suara Merasa Terancam, Kamrussamad Memohon Intervensi Gugatan Kader Gerindra

Rabu, 17 Juli 2019 23:55 Reporter : Merdeka
Suara Merasa Terancam, Kamrussamad Memohon Intervensi Gugatan Kader Gerindra politisi gerindra rahayu saraswati. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) III DKI Jakarta, Kamrussamad melayangkan permohonan sebagai tergugat intervensi di sidang perdata melawan Dewan Pembina Partai Gerindra dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Hal itu disampaikan pengacara Kamrussamad, Dedi Agung Wardana, dalam sidang lanjutan yang digelar di PN Jaksel, Rabu (17/7).

"Kami ini dengan adanya gugatan ini merasa terganggu kenapa karena ada kepentingan hukum yang dirugikan gitu. Makanya kami mengajukan sebagai pemohon intervensi," ujar dia.

Menurut Dedi, kliennya merasa suara terancam dengan caleg berinisial R. Dia berada di satu daerah pemilihan.

"Jadi gini klien kami itu di dapil tersebut suaranya tertinggi, tetapi ada pihak dari caleg lain yang meminta agar penetapan itu diserahkan kepada DPP Gerindra bukan lagi berdasarkan rangking suara. Klien kami merasa dirugikan karena klien kami ini mendapat amanah dari rakyat itu paling tinggi suaranya," kata dia.

Menurut Dedi, seyogyanya yang ditetapkan sebagai caleg terpilih yakni yang memperoleh suara terbanyak.

"Mereka ini mencoba menggunakan tangan pengadilan agar mereka ditetapkan menang padahal suaranya dibawah suara klien kami gitu," ujar dia.

Makanya, Dedi meminta kliennya dimasukan sebagai pihak tergugat intervensi.

"Agar kami bisa menanggapi gugatan para penggugat karena menyangkut kepentingan ini kami," tutup dia.

Sebelumnya, majelis hakim Zulkifi menyampaikan, pihaknya menerima gugatan intervensi terhadap permohonan nomor perkara 520/Pdt.Sus.Parpol/2019/PN JKT.SEL.

"Dengan masuknya pemohon intervensi berarti para pihak harus menanggapi dulu. Intervensinya ditanggapi apakah disetujui atau tidak nanti di jawab secara tertulis baik tergugat dan maupun pihak turut tergugat," ujar Zulkifli menutup persidangan.

Sidang pun dilanjutkan Senin pada tanggal 22 Juli 2019 mendatang.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini