Soal politik kebohongan, Jokowi disebut bukan menyindir Prabowo-Sandi

Selasa, 23 Oktober 2018 11:06 Reporter : Ahda Bayhaqi
Soal politik kebohongan, Jokowi disebut bukan menyindir Prabowo-Sandi Debat Capres jilid III. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Capres petahana Joko Widodo memberikan arahan kepada timses supaya tidak berkampanye menggunakan kebohongan. Itu disampaikan saat mengumpulkan tim kampanye, juru bicara dan influencer Koalisi Indonesia Kerja (KIK) di Hotel Santika, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/10) malam.

Jubir Koalisi Indonesia Kerja Irma Suryani Chaniago menilai Jokowi tidak bermaksud menyindir kubu Prabowo-Sandiaga. Gaya berpolitik mantan Gubernur DKI Jakarta itu dengan kesantunan dan tak menyerang kekurangan lawannya.

"Pak Jokowi itu orang yang santun, tidak pernah menyerang, apa lagi membuka kekurangan orang lain," kata Irma lewat pesan singkat kepada Merdeka.com, Selasa (23/10).

Menurutnya, Jokowi meminta para jubir dan influencer untuk membantu masyarakat menghadapi hoaks, SARA, dan fitnah.

"Beliau meminta kami untuk bekerja dan mengadvokasi rakyat dalam menghadapi hoaks, SARA dan fitnah dengan data," kata Irma.

Ketua DPP NasDem itu menyebut Jokowi ingin anggota timsesnya untuk selalu berpikiran positif, menjawab kritik dengan solusi kinerja pemerintah. Serta meminta timses bekerja militan demi rakyat.

"Beliau juga meminta kami untuk positif thinking, selalu optimis dan jawab kritik dengan solusi yang sudah dikerjakan pemerintah," pungkasnya.

Diberitakan, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo memberikan arahan langsung kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja. Dia meminta agar juru bicara timsesnya tidak menyebarkan informasi bohong kepada masyarakat.

Pada pertemuan tersebut, Jokowi tidak hanya mengundang sekjen partai pendukung tetapi juga juru bicara dan influencer. Pertemuan ini digelar di Hotel Santika, Bogor, Jawa Barat.

"Intinya saya ingin memastikan jangan sampai jubir maupun influencer tim kami melakukan politik kebohongan. Saya sampaikan jangan. Saya ingin pastikan satu satu. Jangan jangan jangan. Saya ulang ulang begitu aja," katanya, Senin (22/10). [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini