Soal pertemuan Jokowi dengan PA 212, PDIP sebut presiden tugasnya mengayomi
Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212 bukan untuk mencari dukungan di Pemilu Serentak 2019. Hasto menilai tujuan Jokowi bertemu PA 212 untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
"Pak Jokowi sangat menyadari bahwa dialog itu ditujukan bukan untuk hal yang sifatnya praktis. Tapi untuk hal yang besar yang terkait dengan bangsa dan negara ini agar tetap betul-betul bisa kokoh menjadi bangsa besar," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (26/4).
Menurut Hasto, Jokowi telah menunjukkan karakter pemimpin yang mengedepankan dialog lewat pertemuan tersebut. Jokowi juga disebut telah belajar dari para pendiri bangsa untuk selalu bermusyawarah dengan seluruh elemen masyarakat.
"Pertemuan pak Jokowi dengan mereka yang disebut sebagai Alumni 212 itu kan juga menunjukkan bagaimana pemimpin itu harus dialog, mendengarkan seluruh lapisan rakyat meskipun tiap kali selalu berbeda pandangan," klaimnya.
"Tapi belajar dari para pendiri bangsa, menunjukkan semangat musyawarah itu kan bagian dari sila keempat Pancasila," sambung Hasto.
Lebih lanjut, kata Hasto, sudah menjadi kewajiban kepala negara untuk mendengarkan masukan dan aspirasi masyarakat.
"Presiden kan tugasnya mengayomi. Presiden tugasnya mendengarkan kemudian merumuskan kebijakan pemerintah untuk seluruh warga bangsa tanpa diskriminasi, itu oleh pak Jokowi," ujar Hasto.
Sebelumnya, foto pertemuan Jokowi dengan Persaudaraan Alumni 212 viral di media sosial. Pertemuan tersebut dilakukan pada Minggu (22/4).
Dalam foto tersebut, Jokowi terlihat berada di salah satu ruangan masjid. Mantan Wali Kota Solo itu memakai kemeja lengan panjang berwarna putih, celana panjang, dan peci berwarna hitam.
Jokowi nampak berdiri diapit pengurus Persaudaraan Alumni 212, di antaranya Al-Khaththath, Sobri Lubis, Usamah Hisyam, Slamet Maarif, dan Yusuf Marta. Para pengurus Persaudaraan Alumni 212 itu terlihat berbincang dengan Jokowi.
Jokowi mengatakan, pertemuan tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi dan menjaga persaudaraan.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya