Sindir PKB soal poros Islam, Golkar ingatkan koalisi Jokowi tetap kompak
Merdeka.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mewacanakan pembentukan poros baru dengan menggandeng partai-partai Islam. PKB berencana membentuk koalisi dengan PAN, serta PKS. Ketua DPP Golkar Ace Hasan Sadzily tak mempermasalahkan poros Islam ini. Hanya saja dia berharap, tak ganggu kekompakan koalisi partai pendukung pemerintah.
"Bagi kami Partai Golkar mengharapkan dalam pembentukan poros baru Pilres 2019 nanti tak ganggu kekompakan partai pendukung pemerintah untuk mengantarkan Pak Jokowi sampai 2019," ujar Ace di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).
Golkar sendiri tetap bergeming dengan keputusannya. Menurut dia, soal dukungan terhadap Jokowi hanya dapat diubah di Munas. Ace menyebut hal itu mustahil terjadi.
Pihaknya tidak akan keluar dari koalisi yang akan mengantar Jokowi di 2019. Dia enggan mencampuri urusan partai lain yang berniat membuat poros baru.
"Karena itu tentu kita tak mencampuri manuver partai lain untuk membuat poros baru," kata dia.
Sebelumnya, Ketua DPP PKB Lukman Edy mengatakan partai basis Islam akan menjajaki poros baru untuk menghadapi Pilpres 2019. Partai-partai yang disinyalir bakal ikut adalah PKB, PAN, dan PKS.
PAN sendiri telah menyatakan tak merapat ke koalisi pemerintahan. Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan masih terbuka peluang poros baru di luar koalisi Jokowi dan Prabowo. PAN memberikan sinyal tak harus mengikuti Prabowo dan memungkinkan membentuk poros baru.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya