Sekjen PPP tantang Cak Imin debat publik dengan Rommy soal isu nasional

Rabu, 18 April 2018 17:26 Reporter : Mardani
Sekjen PPP tantang Cak Imin debat publik dengan Rommy soal isu nasional Rommy Cak Imin. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekjen PPP Arsul Sani angkat bicara atas pernyataan keras Wasekjen PKB Jazilul Fawaid terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Rommy). Arsul menyatakan PPP menantang ada debat publik antara Rommy dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

"Biar kontestasi partai atau jabatan publik tidak berbasis hal-hal yang sifatnya nyinyir, PPP ajak agar ada debat publik antara Ketum PKB dengan Ketum PPP terkait isu-isu nasional seperti ekonomi dan pembangunan, ilmu dan teknologi, masalah sosial politik dan kebangsaan di hadapan panel ahli," kata Arsul Sani dalam pesan WhatsApp, Rabu (18/4).

Arsul mengungkap Cak Imin tak berani diadu debat dengan Rommy di acara Q & A (Question & Answer) Metro TV beberapa waktu lalu. Padahal saat itu format acara seharusnya beradu pandangan dan konsep berdasar pertanyaan dari 12 panelis.

"Namun Cak Imin dan jajarannya menolak diadu pandangan meski sudah sama-sama sampai di Metro TV. Jadilah acara tersebut masing-masing Ketua Umum PPP dan PKB tampil sendiri-sendiri. Silakan kejadian ini dikonfirmasi pada para panelisnya. Ada Asep Iriawan, J Kristiadi, Sujiwo Tejo, Siti Zuhro dan produser acaranya di Metro TV," kata Arsul Sani.

Menurutnya, PPP ingin mengajak PKB berkontestasi dengan cara-cara yang memberikan pencerahan kepada rakyat.

"Caranya ya mari beradu konsep dan pemikiran dalam debat publik di hadapan panel ahli, biar kelihatan kualitas intelektual masing-masing," katanya.

Sebelumnya, pernyataan keras datang dari Wasekjen PKB Jazilul Fawaid terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Rommy). Jazilul menyebut Rommy selalu dekat dengan Jokowi agar PPP tak bubar karena tak lolos dalam ambang batas parlemen pada Pemilu 2019.

Tak cuma itu, dia juga menuding Rommy hanya bisa selfie dengan Jokowi tanpa memiliki kontribusi untuk pemerintahan Jokowi, terutama mengenai isu-isu ke-Islam-an. [dan]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini