Sandiaga: Lahan Prabowo Untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Senin, 25 Februari 2019 22:13 Reporter : Ananias Petrus
Sandiaga: Lahan Prabowo Untuk Ciptakan Lapangan Kerja Sandiaga Uno belajar menenun. ©2019 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo meminta agar Prabowo Subianto mengembalikan ribuan hektar lahan yang dikuasainya di Aceh. Mengingat tanah tersebut sebenarnya adalah milik negara.

Menanggapi permintaan itu, calon Wakil Presiden nomor 02 Sandiaga Uno mengatakan, Prabowo adalah seorang nasionalis dan patriot. Sehingga ribuan hektar tanah tersebut digunakan untuk menggerakkan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

"Ya tentunya sesuai dengan mekanisme hukum, Pak Prabowo sudah sampaikan bahwa beliau adalah seorang patriot, seorang nasionalis. Lahannya tersebut digunakan untuk kesempatan menciptakan gerak ekonomi dan buka lapangan kerja," katanya, Senin (25/2).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan pernyataan tersebut saat berkunjung ke Kupang dan Maumere, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari safari politik pasangan calon nomor urut 02.

Sandiaga dijadwalkan juga akan bertolak ke Labuan Bajo, Manggarai Barat untuk melanjutkan safari politiknya, Selasa (26/1) pagi besok.

Sebelumnya, calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) membanggakan program bagi-bagi sertifikat kepada rakyat Indonesia. Bagi-bagi sertifikat adalah salah satu program unggulan Jokowi-JK selama memimpin RI.

Dalam konteks ini, Jokowi kembali menyinggung ratusan ribu lahan milik Prabowo di Aceh dan Kalimantan. Dia mengatakan, bakal menanti pemilik konsesi yang berkomitmen untuk mengembalikan tanahnya ke negara.

"Jika ada penerima konsesi besar yang mau mengembalikan ke negara," jelas Jokowi dipotong oleh riuh hadirin di acara pidato politik berjudul 'Optimis Indonesia Maju' di SICC, Sentul, Jawa Barat, Minggu (24/2).

Pendukungnya langsung riuh. Karena kalimat Jokowi menyinggung Capres oposisi Prabowo Subianto yang dalam debat kedua 17 Februari lalu mengaku siap mengembalikan lahannya ke negara.

"Balikin, balikin, balikin," sahut para pendukung Jokowi.

Jokowi menghentikan pidatonya beberapa detik. Setelah melihat kondisi pendukungnya mulai tenang, dia kembali melanjutkan.

"Saya ulang, jadi kalau ada yang ingin mengembalikan konsesinya kepada negara," jelas Jokowi kembali disambut riuh pendukungnya. Jokowi terpaksa kembali menunda pidatonya.

"Balikin, balikin, balikin," teriak ribuan pendukung yang hadir.

Jokowi pun kembali melanjutkan pidatonya. Dia menantikan orang-orang yang ingin mengembalikan tanahnya kepada negara.

"Saya ulang, jadi kalau ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara, saya tunggu," jelas Jokowi. Disambut riuh sorak sorai pendukungnya.

"Saya tunggu, saya tunggu sekarang. Dan akan saya bagikan untuk rakyat kecil. Karena masih banyak rakyat yang membutuhkan," kata Jokowi.

Dalam debat kedua lalu, Jokowi mengungkap lahan yang dikuasai Prabowo sebanyak ratusan ribu hektare di Aceh dan Kalimantan. Prabowo mengakui kuasai lahan itu. Namun sifatnya hanya mengelola, bukan memiliki.

"Jadi setiap saat, setiap saat negara bisa ambil kembali. Dan kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua," sebut Prabowo di debat kedua capres pada 17 Februari lalu.

"Tapi, daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola karena saya nasionalis dan patriot. Terima kasih," ucap Ketum Partai Gerindra itu. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini