Sandiaga Bersyukur Bawaslu Nyatakan Input Situng KPU Langgar Prosedur

Senin, 20 Mei 2019 09:02 Reporter : Nur Habibie
Sandiaga Bersyukur Bawaslu Nyatakan Input Situng KPU Langgar Prosedur Sandiaga di Masjid Raya Baiturrahman Aceh. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bawaslu memutuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melanggar administrasi pemilu. KPU dinyatakan melanggar tata cara dan prosedur penginputan data ke sistem informasi penghitungan suara (situng).

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno merasa bersyukur terkait putusan Bawaslu itu. Hal itu ia katakan saat menghadiri acara Munajat, Dzikir dan Konsolidasi Anti Kecurangan Prabowo-Sandi.

"Berkah Allah SWT kita masih diberikan kesehatan, kesenangan dan lainnya. Kita ingin tetap bersemangat, karena kita ingin hasil pemilu ini jujur, adil suara rakyat. Alhamdulillah Bawaslu memutuskan Situng melanggar," kata Sandiaga di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat, Minggu (19/5) malam.

Ia pun ingin masyarakat yang telah mendukungnya bersama Prabowo Subianto agar bisa berbaik sangka terkait hasil Situng yang sempat merugikan pihaknya. Terutama ia dan Prabowo sebagai Capres-Cawapres.

"Jadi angka-angka yang turun-naik itu kita berbaik sangka, Insyaallah Tuhan berikan kemudahan jalan kita lancar ke depan. Dan bukti-bukti yang sudah ditemukan, kita berdoa dan bermunajat menjadi Insyaallah waktu mustajab di bulan suci Ramadan, doa kita dikabulkan," ujarnya.

Temuan itu pun sudah ia laporkan ke penyelenggara pemilu terutama Bawaslu. Temuan tersebut hasil dirinya turun ke daerah-daerah, sekaligus mengunjungi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Saya sudah turun di daerah-daerah, sudah kita laporkan. Belum lagi saya terus mengunjungi petugas KPPS yang sakit. Kita ingin pemilu ini jujur-adil. Pemilu ini 5 tahun sekali dari semua lapisan masyarakat," ucapnya.

Ia pun ingin agar tak ada kecurangan dan ketimpangan dalam Pemilu 2019. Para penyelenggara pemilu diminta untuk mengelola dengan baik amanah suara yang diberikan oleh rakyat Indonesia.

"Jangan pernah kita abaikan adanya kecurangan dan ketimpangan, mengabaikan suara rakyat. Kita beri kesempatan Bawaslu/DKPP jangan abaikan demokrasi. Jangan sampai ada suara rakyat tergeser tercecer baik 01 dan 02," ungkapnya.

"Jangan sampai demokrasi kita dirusak, apalagi kita masih punya DPT bermasalah Situng yang salah," sambungnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini