Said Aqil: Ulama Wajib Mengayomi Masyarakat & Menunjukkan Jalan yang Benar

Jumat, 3 Mei 2019 23:16 Reporter : Nur Habibie
Said Aqil: Ulama Wajib Mengayomi Masyarakat & Menunjukkan Jalan yang Benar Said Aqil dan Mentan Amran di Rakernas dan Konsolidasi Tani Nelayan Lembaga Pengembangan Pertanian (. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mengatakan, banyak pihak yang mengaku sebagai ulama, namun seringkali membuat perpecahan. Padahal, tugas ulama sejatinya mengayomi masyarakat.

"Peran ulama dalam hal ini memelihara masyarakat, mengayomi masyarakat, menunjukkan jalan yang benar," kata Said di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5).

Tak ada ulama yang membuat orang berpikir pesimis, lanjut Said, apalagi menakut-nakuti jemaahnya. Dengan begitu, ia menyayangkan banyaknya ulama yang justru memaksa masyarakat untuk berpikir seperti pola pikir mereka.

Menurutnya, perilaku seperti itu mengarah pada perpecahan. Karena, dalam paksaan itu banyak klaim yang cenderung mengarah ke fitnah terhadap golongan tertentu. Sifat yang seperti itu tak punya dasar untuk disebut sebagai ulama atau pemuka agama Islam.

"Karena para ulama selalu memberikan contoh bicara yang benar, tidak pernah bohong tidak pernah mengadu domba, tidak fitnah apalagi ujaran kebencian," ujarnya.

Dalam sambutannya itu, Said meminta semua pihak untuk memahami arti ulama yang sesungguhnya, terutama bagi masyarakat. Mereka harus bisa memilih ceramah atau perkataan dari para pemuka agama.

Ulama yang baik adalah yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW. Dalam dakwahnya, Rosulullah mengedepankan pendekatan yang lembut dan baik. Sehingga mengajak orang baik melalui cara yang baik pula.

"Makanya, jangan ikuti jangan dengarkan omongan orang ke sana kemari yang menimbulkan permusuhan dan dosa besar," pungkasnya.

Multaqo ini dihadiri oleh ulama sepuh Kiyai Maimun Zubair (Mbah Moen), Habib Lutfi bin Yahya, Said Aqil Siraj, TGB Turmudi Badarudin, Kiyai Anwar Iskandar, Nasaruddin Umar, Maskuri Abdulillah, Kiyai Masdar F Mas'udi, Habib Salim Jindan dan lainnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Said Aqil Siradj
  2. PBNU
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini