RUU Cipta Kerja Dibahas Saat Reses, Giliran RDP Djoko Tjandra Tak Diizinkan

Rabu, 22 Juli 2020 12:02 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
RUU Cipta Kerja Dibahas Saat Reses, Giliran RDP Djoko Tjandra Tak Diizinkan Gedung DPR. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Legislasi DPR menggelar rapat untuk membahas RUU Cipta Kerja pada hari ini, Rabu (22/7). Ketua Departemen Politik DPP PKS, Pipin Sopian menilai, pimpinan DPR tidak konsisten dalam menerapkan Tata Tertib DPR RI No 1 Tahun 2020 terkait pembahasan RUU Cipta Kerja yang dipaksakan dibahas pada saat masa reses.

Menurutnya, sikap itu berbeda dengan rencana rapat dengar pendapat Pengawasan oleh Komisi III yang ditolak Pimpinan DPR terkait skandal kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra pada masa reses.

"Saya kira ini standar ganda. Pimpinan DPR tidak konsisten, memaksakan pembahasan RUU Cipta Kerja saat reses oleh Panja di Baleg DPR tetapi menolak RDP Pengawasan Komisi III terkait Djoko Tjandra. Wajar jika kita semua, masyarakat mempertanyakan sikap tersebut," tegas Pipin, Rabu (22/7).

Menurut dia, RUU Cipta Kerja yang mengubah, menambah, dan menghapus terkait dengan sekitar 80 Undang-Undang ini sebaiknya jangan dikejar tayang selama 2 kali masa sidang. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 yang sarat keterbatasan ini.

"Seharusnya Pimpinan DPR konsisten, pada saat reses ini Panja RUU Cipta Kerja DPR RI lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat. Bukan malah memaksakan pembahasan RUU. Apalagi, DIM (Daftar Inventaris Masalah) fraksi-fraksi saja belum masuk semua," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Harusnya Reses Dimanfaatkan untuk Dengar...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini