'Kedaulatan Pangan Cuma Diulang-ulang Setiap Kampanye'

Selasa, 29 Januari 2019 13:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
'Kedaulatan Pangan Cuma Diulang-ulang Setiap Kampanye' diskusi jokowi raja impor di seknas prabowo-sandiaga. ©2019 Merdeka.com/genantan

Merdeka.com - Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli mengkritisi cita-cita kedaulatan pangan Presiden Joko Widodo saat kampanye di Pilpres 2014 silam. Rizal menyesal, cita-cita Jokowi tersebut hanya omong kosong belaka.

Hal itu disampaikan Rizal Ramli saat diskusi bertema 'Jokowi Raja Impor'? di. Kantor Sekretaris Nasional Prabowo-Sandi Jl HOS Cokroaminoto No 93, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1).

"Cita-cita kedaulatan pangan ini oleh para politisi setiap kampanye diulang-ulang, Pak Jokowi misalnya pada saat kampanye 2014 pidato dimana mana tentang kedaulatan pangan, akan setop impor ini, akan setop impor itu, setop impor ini, tetapi kok hasilnya begini hari ini. Setelah empat tahun Indonesia importir gula terbesar di dunia," ujar Rizal.

Hadir dalam diskusi tersebut, anggota DPR, Azam Azman Natawijana, komisioner ombudsman Alamsyah Saragih, ekonom yang juga Politikus PAN Dradjad Wibowo. Serta Senior PAN yang juga mantan Ketua MPR Amien Rais.

Rizal heran empat tahun pemerintahan Jokowi kedaulatan pangan justru miris. Dia ingin hal ini dikritisi supaya siapapun yang terpilih jadi Presiden di periode berikutnya tidak berbohong.

"Esensinya sederhana, pidato tentang kedaulatan pangan, Trisakti itu bagus sekali, tapi begitu menyusun strategi, strategi nya ke kiri, pidatonya ke kanan, strateginya ke kiri, kebijakannya ke kanan, pengangkatan personalianya ke kiri, padahal cita-cita nya ke kanan," tuturnya.

Menurutnya, jika Jokowi konsisten antara cita-cita kedaulatan pangan dan strategi, maka empat tahun ini negara akan jauh lebih baik. Namun karena bisikan politik yang kental, sikap presiden Jokowi tidak konsisten.

"Karena ya itu politik dipakai sebagai alat bagi-bagi kekuasaan, saya sih memahami bahwa tentu perlu koalisi, perlu macem-macem. Tapi minimal 10 menteri itu betul-betul ikut garis presiden, profesional, karena kalau tidak berulang lagi ini," ujarnya.

"Pertanyaannya mungkin enggak Pak Jokowi kepilih lagi bulan April? Dia akan berubah policy stategi nya? Saya kira enggak mungkin karena karakternya lemah, ditekan sama siapa, yang brewoknya banyak takut gitu loh," tandas Rizal Ramli. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini