Elektabilitas Prabowo-Gibran Naik, Poltracking Ungkap Jokowi Effect Paling Berpengaruh
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8954531/original/053847400_1782972810-1702289603853-skh7k.png)
Poltracking mencatat elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengalahkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan selisih sangat jauh.
Advertisement
Prabowo-Gibran memperoleh 45,2%, Ganjar-Mahfud memperoleh 27,3% dan Anies-Cak Imin 23,1%.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8954532/original/079576900_1782972810-1702289630626-4wfos.png)
Advertisement
Jokowi Effect
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, Jokowi effect menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan elektabilitas para Capres-Cawapres. Terutama, pergerakan pemilih yang puas terhadap pemerintahan Joko Widodo dan pergerakan pemilih Joko Widodo 2019.
Prabowo-Gibran mendapatkan kenaikan suara dari rakyat yang puas dengan pemerintah Jokowi. Tren kenaikannya dari November ke Desember 2023 mencapai 8,2 persen.
"Publik yang merasa puas pilihannya kepada Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka mengalami tren kenaikan, dan kenaikan dari November ke Desember 2023 sebesar (8.2%),"
ujar Hanta dalam siaran persnya, Senin (11/12).
Advertisement
merdeka.com
Berbanding terbalik dengan pilihan kepada Ganjar Pranowo – Mahfud MD yang mengalami tren penurunan. Penurunan dari November ke Desember 2023 sebesar 4,2%.
Sementara pilihan kepada Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar lebih fluktuatif. Mengalami penurunan pada November ke Desember 2023 sebesar 3,3%. Publik yang tidak puas dengan pemerintahan Jokowi (17.6%), pilihannya lebih tinggi kepada Anies-Cak Imin.
Pilihan publik yang merasa tidak puas tersebut mengalami tren kenaikan, kenaikan dari November – Desember 2023 mencapai 6,8%.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8954533/original/010411100_1782972811-1702289752108-s2teag.png)
Hanta melanjutkan, Kenaikan dan penurunan juga dipengaruhi oleh pergerakan elektabilitas kandidat di tiga provinsi besar di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Advertisement
Dia mencontohkan, Anies-Cak Imin sempat naik pada November, namun mengalami penurunan pada Desember 2023 dengan penurunan mencapai 9,7%. Sedangkan Prabowo-Gibran sempat turun di November, namun mengalami kenaikan pada Desember 2023 18,1% di provinsi yang sama.
Sementara, pasangan Ganjar–Mahfud MD sempat naik pada November, namun mengalami penurunan pada Desember 2023 sebesar 7.7%.
Di Jawa Tengah, Anies–Cak Imin sempat naik pada November, mengalami penurunan di Desember 2023 sebesar 4.8%. Sedangkan pasangan Prabowo–Gibran mengalami tren kenaikan dari November hingga Desember sebesar 3,1%.
Sementara Ganjar-Mahfud MD sempat mengalami penurunan di November, sedangkan di Desember naik tipis 1,2%.
Di Jawa Timur, Anies-Cak Imin mengalami tren naik, kenaikan tipis dari November ke Desember 2023 (1.6%). Prabowo-Gibran juga mengalami tren kenaikan sejak November hingga Desember sebesar 4,4%. Sedangkan Ganjar-Mahfud MD sempat naik sedikit pada November, dan turun pada Desember 2023 6,1%.
Advertisement

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8954530/original/032599600_1782972810-1702289576877-6lgxz.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381512/original/058929400_1792824693-IMG_20261023_215908.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4490123/original/050586600_1688451485-20230704-Wakil-Ketua-Komisi-III-DPR-Habiburokhman-Faizal-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380019/original/060351000_1792656636-IMG-20261022-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1408443/original/047827800_1479381995-Buruh_Purwakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377711/original/084650600_1792476397-000_D3T98HM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4619557/original/060156100_1697951257-Ahy_gibran_2.jpg)