Ketua Umum DPP Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima bisikan atas dukungan Presiden Jokowi kepada Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto.
"Kita enggak pakai ilmu tafsir, kita pakai frekuensi dan gelombang, bukan pakai tafsiran. Selama Pak Jokowi belum bisik ke saya, saya enggak," katanya di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, Kamis (25/5).
Dia turut menjelaskan, sampai saat ini Presiden Jokowi masih menjalin hubungan baik dengan semua kandidat, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
"Pak Jokowi kan semua hubungan baik-baik saja dengan semua kandidat," ujarnya.
Advertisement
Menanggapi Gibran dipasangkan Prabowo, Projo menuturkan, Jokowi menolak usulan tersebut karena masih terlalu dini untuk Gibran duduk di kursi Cawapres.
"Ya, Pak Jokowi saya tanya, 'Pak Prabowo sama Gibran gimana?' Janganlah Gibran baru dua tahun," terangnya.
Di sisi lain, Projo juga tidak masalah dengan pertemuan Prabowo dengan Gibran. Menurutnya, bertemu itu adalah hal yang wajar.
"Ya, enggak apa-apalah orang mau ketemu masa dilarang. Pertemuan itu oke aja masa dilarang. Enggak masalah. Semua bertemu, kita bertemu, enggak ada masalah," bebernya.
Dia juga menegaskan bahwa Jokowi tidak bermain dua kaki, melainkan seribu kaki. Semuanya digunakan untuk kepentingan rakyat ke depannya.
"Pak Jokowi bukan dua kaki, kaki seribu. Banyak, untuk rakyat. Orang dia sudah bilang ke saya mau bisikin, nanti jutaan rakyat saya bikin satu-satu. Masa dua, kakinya banyak, seribu. Karena untuk rakyat," tutupnya.
Reporter Magang: Alya Nurfakhira