Wapres JK Ibaratkan Pemilu Pertandingan Badminton, Bawaslu Sebagai Wasit

Wapres JK menegaskan, Bawaslu serupa dengan wasit dalam pertandingan badminton. Namun JK mengingatkan, sebaik-baiknya wasit bekerja, jika lengah tetap akan mudah disusupi pihak yang tak bertanggungjawab.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Wapres JK Ibaratkan Pemilu Pertandingan Badminton, Bawaslu Sebagai Wasit
Wapres Jusuf Kalla Buka Rakornas Bawaslu. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Wakil Presiden Jusuf Kalla menganalogikan gelaran Pemilu seperti pertandingan badminton. Itu disampaikan pria yang akrab disapa JK dalam rapat koordinasi nasional Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12)

"Pemilu itu kayak badminton. Kita menang kalau smash masuk," ujar JK.

JK melanjutkan, jika smash yang dilakukan menyangkut di net, maka yang akan mendapat poin adalah lawan. Dalam pemilu, ada partai yang bisa menang dengan cara bertahan, ada pula yang menang dengan menyerang.

"Kalau isu benar, itu benar. Tapi kalau isu datanya salah, ya salah saja. Sama seperti badminton, smash apapun bisa dikembalikan, ada smash masuk, tapi ada smash yang terlalu keras, itu dia keluar, yang dapat poinnya lawan," kata JK.

Wapres JK menegaskan, Bawaslu serupa dengan wasit dalam pertandingan badminton. Namun JK mengingatkan, sebaik-baiknya wasit bekerja, jika lengah tetap akan mudah disusupi pihak yang tak bertanggungjawab.

"Sehebat-hebatnya pengawas, pencuri juga lebih pintar. Artinya pelanggaran juga banyak. Tingkat pengawasan yang rumit ini dibutuhkan, tapi serumit-rumitnya harus dilaksanakan. Pengetahuan diperlukan, tapi sangat penting independensi," kata JK.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi