PPP sebut pertemuan koalisi bahas cawapres Jokowi idealnya sebelum 15 Juli

Selain membahas formasi final koalisi, kata Rommy, pertemuan itu akan menyinggung calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
PPP sebut pertemuan koalisi bahas cawapres Jokowi idealnya sebelum 15 Juli
ketua umum PPP Romahumuziy. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Rommy mengatakan, idealnya pertemuan para ketum partai politik koalisi Joko Widodo bertemu sebelum 15 Juli 2018. Hal ini untuk membicarakan finalisasi koalisi di Pemilu 2019.

"Itu idealnya sebelum 15 Juli kita akan duduk bersama antara Pak Jokowi dengan seluruh pimpinan partai politik, dan kita mulai membahas formasi final partai-partai koalisi," kata Rommy di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (4/7).

"Dan juga tentu yang paling mengemuka isunya adalah calon pendamping beliau," ungkapnya.

Bagi PPP, masalah cawapres adalah sebuah keniscayaan yang harus segera dibahas. Sehingga, pembicaraan cawapres tidak terlalu dekat dengan tahap pendaftaran. KPU akan membuka pendaftaram capres-cawapres pada tanggal 4 sampai 10 Agustus 2018.

"Tidak kemudian harus mepet-mepet di awal Agustus. Karena memang kita berkejaran dengan waktu," jelas Romi.

Dia meyakini, pertemuan bisa menghasilkan suatu kesepakatan bersama.

"Meskipun kita memiliki kesepahaman bahwa tidak akan ada perubahan dari dukungan semua partai ke Jokowi, meskipun calon wakil presidennya tidak sesuai dengan usulan partai-partai secara bilateral kepada Pak Jokowi," jelasnya.

Hal ini, tak bermasalah karena semua partai pendukung menyerahkan sepenuhnya urusan cawapres kepada Jokowi.

"Tentu dengan mekanisme komunikasi dengan seluruh pimpinan partai politik," tandasnya.

Reporter:Putu Merta Surya Putra

Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi