Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah mengkaji sejumlah nama yang akan ditawarkan menjadi calon wakil presiden untuk Joko Widodo. Sekjen PPP Arsul Sani menyebut ada 6 nama dari unsur internal dan eksternal yang tengah dikaji.
Dari unsur internal, PPP memasukkan nama Ketua Umum M Rommahurmuziy. Sementara calon-calon dari eksternal yang tengah digodok, yakni mantan Ketua MK Mahfud MD, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Wakil Kepala BIN As'ad Said Ali.
Adapula nama Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban, Din Syamsuddin serta Tuan Guru Bajang (TGB) atau dengan nama asli M Zainul Majdi dari kalangan Nadhatul Wathan.
"Selain Romahurmuziy dan Muhaimin, maka Mahfud & As'ad Said Ali (mantan Waketum PBNU & Waka BIN) merupakan cawapres potensial dari kalangan Nahdhyin. Sedangkan Pak Din Syamsuddin yang dari kalangan Muhammadiyah, TGB dari kalangan Nahdhatul Wathan," kata Arsul saat dihubungi, Kamis (15/3).
Meski demikian, Arsul menyebut PPP masih fokus untuk menyusun kriteria calon wakil presiden ideal untuk mendampingi Jokowi. "PPP berpendapat sebaiknya parpol-parpol bicara kriteria dulu, baru kemudian menyampaikan nama-nama," ujarnya.
Soal kriteria, PPP menginginkan sosok yang mampu meningkatkan kinerja dan punya kesamaan visi misi dengan Jokowi.
"Justru ada yang lebih penting yakni kebutuhan pendamping bagi Pak Jokowi yang bisa meningkat kinerja beliau dan punya kemampuan mewujudkan visi dan misi kepresidenannya," tandasnya.