PDIP enggan komentari calon pengganti Setnov sebagai ketua DPR

DPP Partai Golkar hari ini (21/11) melakukan rapat pleno untuk memutuskan pengganti Setya Novanto sebagai ketua umum Golkar dan juga ketua DPR. Sejumlah nama disebut berpeluang kuat menggantikan Setnov sebagai ketua DPR yakni Bambang Soesatyo (Bamsoet), Agus Gumiwang Kartasasmita, Aziz Syamsudin dan juga Kahar Muzakir.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
PDIP enggan komentari calon pengganti Setnov sebagai ketua DPR
Pimpinan DPR sikapi status tersangka Setnov. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

DPP Partai Golkar hari ini (21/11) melakukan rapat pleno untuk memutuskan pengganti Setya Novanto sebagai ketua umum Golkar dan juga ketua DPR. Sejumlah nama disebut berpeluang kuat menggantikan Setnov sebagai ketua DPR yakni Bambang Soesatyo (Bamsoet), Agus Gumiwang Kartasasmita, Aziz Syamsudin dan juga Kahar Muzakir.Melihat hal itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno, enggan berkomentar banyak. Dia menyerahkan semuanya pada rapat Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)."Ya enggak apa-apa kalau itu disepakati nanti ada rapat pimpinan DPR dengan ketua-ketua fraksi," kata Hendrawan saat dihubungi merdeka.com, Selasa (21/11).Dia juga engga enggan berkomentar mengenai deret nama calon yang akan menggantikan posisi Novanto. Alasannya deret nama yang dicalonkan oleh partai berlambang pohon beringin tersebut adalah koleganya di DPR."Mereka semua teman. Enggak ada, no comment," jawabnya singkat.Seperti diketahui, DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat. Hal itu dilakukan karena status Novanto sekarang telah menjadi tahanan KPK untuk kasus korupsi e-KTP.MKD juga berencana menggelar rapat untuk mendengar pandangan fraksi terkait kasus hukum yang menimpa Novanto pukul 16.00 WIB. Namun hingga kini rapat itu belum juga dimulai.

Rekomendasi