Belum ada satupun fraksi di DPR setor nama anggota Pansus Angket KPK

Belum ada satupun fraksi setor nama anggota Pansus Angket KPK. Proses pembentukan Pansus Hak Angket KPK masih terus berjalan. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto mengatakan hingga saat ini belum ada fraksi partai yang menyampaikan nama-nama anggota mereka ke Pansus Angket KPK.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Belum ada satupun fraksi di DPR setor nama anggota Pansus Angket KPK
dpr. Merdeka.com/Imam Buhori

Proses pembentukan Pansus Hak Angket KPK masih terus berjalan. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto mengatakan hingga saat ini belum ada fraksi partai yang menyampaikan nama-nama anggota mereka ke Pansus Angket KPK. "Sampai hari ini belum ada fraksi menyampaikan susunan anggota pansus angket. Belum ada yang masuk anggota dari kepanitiaan angket," kata Agus di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/5).Agus menyebut, Fraksi Demokrat tetap konsisten menolak angket KPK. Tak hanya sikap Fraksi Demokrat, anggota juga satu suara tak mendukung angket KPK digunakan. "Demokrat dari awal tak menyetujui angket. Demokrat tidak tanda tangan pengusulan. Bukan hanya fraksi tapi anggota juga. Kita dari awal clear PD tak menyetujui angket," tegasnya. Selain itu, Agus menyebut fraksi-fraksi partai juga belum melakukan lobi terkait angket KPK. Sebab, tiap-tiap anggota fraksi partai masih menjalani masa reses dan melawat ke daerah-daerah pemilihan masing-masing. "Sampai saat ini tak pernah lobi masalah tersebut. Masih banyak yang reses. Kalau besok baru pembukaan masa sidang. Barangkali besok kita baru bisa berbicara dengan yang lain," terangnya. Menurutnya, Pansus baru bisa terbentuk dan bekerja jika syarat kuorum 6 fraksi partai telah terpenuhi. Pasalnya, keputusan apa pun termasuk angket harus berdasarkan prinsip kolektif kolegial dan tidak bisa hanya segelintir fraksi partai saja. "Apabila dalam penyusunan kepanitiaan pansus itu jumlahnya sudah melebihi kuorum, yang disebut kolektif kolegial masalah kuorum dan tidak. Kalau sudah kuorum barangkali bisa bekerja, kalau tidak kuorum tak bisa bekerja," pungkasnya.

Rekomendasi