Disindir air mata buaya, Ahok mengaku terakhir nangis 19 tahun lalu

Disindir air mata buaya, Ahok mengaku terakhir nangis 19 tahun lalu. Seingatnya, terakhir kali menitikkan air mata saat ayahanda meninggal. "Saya kira orang boleh tuduh macam-macam bebas kan," kata Ahok.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Disindir air mata buaya, Ahok mengaku terakhir nangis 19 tahun lalu
Sidang Ahok. ©Reuters/Tatan Syuflana/Pool

Terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama, menangis terisak saat membacakan nota keberatannya. Sidang perdana kemarin digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.Banyak yang mencibir air mata Ahok, sapaan Basuki, saat itu. Bahkan ada pula yang menilai tangisan Ahok hanyalah air mata buaya. Lalu apa reaksinya?"Saya kira orang boleh tuduh macam-macam bebas kan," kata Ahok di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12).Dia mengaku sudah lama sekali tidak menangis. Seingatnya, terakhir kali menitikkan air mata saat ayahanda meninggal sekitar 19 tahun lalu."Enggak pernah keluar air mata, pas ayah meninggal saja kita baru keluar air mata," ucapnya.Dalam kesempatan yang sama, Ahok sempat menanggapi laporan pihak ACTA ke polisi ACTA melaporkan Ahok terkait buku karyanya Merubah Indonesia ."Kita udah diaduin kok. Jadi waktu di Bareskrim itu Habib Rizieq atau siapa udah menggunakan buku itu untuk mengadukan saya. Dia mengatakan saya seolah-olah telah menista Al-Maidah sejak 2008. Padahal itu buku kan dijual bebas di Gramedia," jelasnya.Dia tak mau menjelaskan siapa politikus yang menggunakan Surah Al Maidah untuk menyerang dirinya di pilkada DKI. Tapi dia mengaku pernah mengalami hal tersebut saat mengikuti Pilkada di Bangka Belitung."Saya enggak tahu (di Jakarta), yang saya tahukan di Belitung," tutupnya.

Rekomendasi