Fadli Zon: Arcandra Tahar terbukti berkhianat

"Kalau di luar ini sudah masuk penjara dan dideportasi," jelas Fadli.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Fadli Zon: Arcandra Tahar terbukti berkhianat
Arcandra Tahar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Berhembus kencang kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali melantik Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM. Arcandra sebelumnya diberhentikan dari menteri karena berkewarganegaraan ganda memiliki paspor Indonesia dan Amerika.Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, hanya di Indonesia orang yang memiliki kewarganegaraan ganda tapi dimaafkan, bahkan ingin kembali dijadikan menteri. Menurut dia, kalau di luar negeri orang seperti itu dipenjara atau dideportasi."Kalau di luar ini sudah masuk penjara dan dideportasi," jelas Fadli Zon saat berkunjung ke merdeka.com, Kamis (15/9) kemarin.Wakil Ketua Umum Gerindra ini menilai, Arcandra sudah berkhianat kepada Indonesia. Sebab, sudah menyatakan sumpah setia kepada Amerika Serikat."Dia sudah bersumpah setia pada Amerika, kemudian mau diberikan naturalisasi, kita enggak tahu jasa-jasanya, yang ada dia terbukti berkhianat," jelas dia.Fadli bahkan meragukan kehebatan Arcandra Tahar dibidang energi seperti yang dieluh-eluhkan pemerintah. Dari data yang dia peroleh, perusahaan yang dimiliki Arcandra di Amerika hanya berpenghasilan USD 88.000 per tahun. "Katanya punya hak paten, tapi hak panten ini biasa di Amerika, bahkan satu perusahaan bisa punya ribuan hak paten," jelas dia.Menurut dia, berbahaya jika pemerintah memaksakan Arcandra kembali jadi menteri. Pemerintah akan kehilangan kepercayaan di mata publik."Pemerintah ini serba selera, ini bsa terjadi pembangkangan, distrust, ada ketidakpercayaan kepada pemerintah," pungkasnya.

Rekomendasi