Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjuk politikus wanita Ledia Hanifa Amalia sebagai wakil ketua DPR menggantikan Fahri Hamzah. Fahri dipecat karena dianggap melakukan pelanggaran berat aturan partai. Meskipun, proses pemecatan digugat oleh Fahri ke pengadilan.Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan, proses penunjukan Ledia dilakukan langsung oleh DPP. Menurut dia, fraksi hanya menunjuk pimpinan di alat kelengkapan dewan saja seperti komisi."Pimpinan DPR itu bukan alat kelengkapan maka langsung surat itu ditujukan dari DPP ke pimpinan DPR, setahu saya sudah disampaikan oleh DPP PKS, pada pimpinan DPR," ujar Jazuli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4).Menurutnya, di dalam internal PKS telah terjadi pergantian pejabat. Bahkan, bukan cuma satu pejabat yang digantikan."Bu Ledia itu digantikan dengan Iskan Qolbalubis. Abdul Haris digantikan dengan Fikri Faqih. Mustafa Kamal digantikan Al muzamil Yusuf. Makanya bahasanya rolling, karena kalau satu doang ngiter namanya," jelas dia yang dikenal akrab dengan Fahri Hamzah ini.Dikutip dari situs resmi Ledia, perempuan kelahiran 30 April 1969 itu bergabung dengan PKS sejak 1989 yang saat itu masih bernama Partai Keadilan. Memiliki latar belakang pendidikan sarjana Kimia dari Universitas Indonesia, ibu dari empat orang anak itu melanjutkan pendidikan Magister Fakultas Psikologi Universitas Indonesia pada 2000.Dalam kiprahnya di parlemen pada periode 2009-2014, Ledia berada di Komisi IX DPR RI yang membidangi masalah kesehatan, ketenegakerjaan, kependudukan dan transmigrasi dan kemudian ditugaskan ke Komisi VIII yang membidangi masalah sosial, agama, bencana dan pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.Di parlemen, Ledia juga aktif sebagai Ketua V bidang kehumasan di Kaukus Perempuan Parlemen RI periode 2009-2014, menjadi anggota forum parlemen Indonesia untuk kependudukan dan pembangunan 2009-2014, anggota majelis pertimbangan PP Ikatan Ahli kesehatan Masyarakat Indonesia serta Ketua III PP Wanita PUI.Sejak 2011 hingga 2015, Ledia menjabat staf bidang kebijakan publik DPP Partai Keadilan Sejahtera.
Jazuli Juwaini sebut pengganti Fahri ditunjuk DPP PKS, bukan fraksi
"Pimpinan DPR itu bukan alat kelengkapan," kata Jazuli yang dikenal akrab dengan Fahri Hamzah.
Advertisement
Rekomendasi