Sejumlah anggota DPR geram dengan sikap Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki tidak menghadirkan perwakilan parlemen hadir dalam puncak peringatan festival antikorupsi. Parlemen menegaskan tindakan Ruki berlebihan. Anggota Komisi III Arsul Sani mengatakan dirinya tak menerima undangan dari penyelenggara acara. Di lain sisi, para wakil rakyat memang tengah disibukkan dengan penyelenggaraan Pilkada. "Bagaimana mau hadir wong tidak terima undangan. Kalau Ruki ngukur dukungan DPR hanya dari kehadiran di acara KPK maka itu terlalu lebay. Apalagi kalau enggak ngundang atau undangannya dadakan seperti yang sering terjadi," kata Arsul saat dihubungi, Kamis (10/12).Sedangkan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga mengaku tak diundang. Menurut Politikus PKS ini, di daftar agendanya tak ada kunjungan menghadiri acara tersebut. "Saya tidak cek, di jadwal saya tidak diundang," singkatnya. Hal serupa juga diungkapkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Menurut Politikus Partai Gerindra ini, dia sebenarnya ingin hadir. Akan tetapi dia tak mendapati undangan diberikan padanya. "Saya undangannya enggak liat. Saya sebenarnya ingin dateng. Tapi saya cek enggak tahu di mana undangannya," ungkapnya. Sebelumnya Ruki mempertanyakan mengapa tidak ada anggota DPR yang hadir pada Puncak Peringatan Festival Anti korupsi 2015 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung. Dia menyindir DPR tersangkut dugaan korupsi sehingga enggan hadir dalam acara antikorupsi. "Anggota DPR tidak ada satu orang yang hadir di sini, kenapa ini. Yang ada malah anggota DPD (Ketua DPD RI Irman Gusman)," kata Ruki.Meski mempertanyakan, Ruki tidak mempermasalahkan absennya perwakilan DPR di acara tersebut. Pada Puncak Peringatan Festival Anti korupsi 2015 tersebut, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut B Panjaitan membacakan sambutan Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir karena sakit di acara itu.
Tak diundang ke Festival Antikorupsi, DPR sebut pimpinan KPK lebay
Ruki menyindir DPR tersangkut dugaan korupsi sehingga enggan hadir dalam acara antikorupsi.
Advertisement
Rekomendasi