Tjahjo ngaku cuma memberi peringatan bagi menteri yang hina Jokowi

Tjahjo tetap enggan membeberkan nama menteri yang dianggap menghina Jokowi.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Tjahjo ngaku cuma memberi peringatan bagi menteri yang hina Jokowi
Peresmian Pilkada Serentak. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Pekan kemarin, publik digegerkan dengan adanya kabar menteri yang mengecilkan atau menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan ini pertama kali dilontarkan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di sela-sela buka bersama di Rumah Dinas Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.Ketika dikonfirmasi kembali bagaimana kabar terakhir mengenai menteri yang menghina presiden tersebut, Tjahjo menyebut hanya sebagai peringatan saja. Sebaiknya, kata dia, ditanyakan langsung kepada Presiden Jokowi."Jangan tanya saya, tanya presiden," kata Tjahjo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7).Menurut Tjahjo, semua orang termasuk menteri boleh memberikan masukan atau kritikan kepada pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi. Tetapi, bukan dengan maksud untuk menghina presiden."Saya kan hanya memberi warning saja. Jangankan menteri, semua orang boleh memberikan saran kritik kepada bapak presiden, tapi jangan kasar dan menghina. Itu saja, warning," jelas Tjahjo.Apa yang dilontarkan Mendagri Tjahjo Kumolo terkait menteri yang mengecilkan Presiden Jokowi tersebut tertuju kepada Menteri BUMN Rini Soemarno. Tetapi dengan tegas, Rini membantahnya.Memang diketahui sejak penyusunan kabinet kerja oleh Presiden Jokowi, hubungan Rini Soemarno dengan PDIP khususnya ketua umum Megawati Soekarnoputri menjadi renggang. Bahkan, sejumlah politikus PDIP dengan tegas menyebut Rini sebagai Brutus atau penghianat.

Rekomendasi