Para sesepuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) geram dengan ulah Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) yang enggan mundur dari jabatannya meski sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi penyelenggaraan haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Para sesepuh bahkan menyebut SDA sosok orang yang tak tahu diri."Yang namanya sebuah akhlak dalam Islam itu harus tahu diri, kalau sudah salah ya mundur. Apa susahnya mundur," ujar salah satu sesepuh, M Rodja di kediaman Hamzah Haz, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (31/8).Rodja mencontohkan, di negara asing yang nonmuslim seperti Jepang, Korea, dan China baru diisukan korupsi saja langsung mengundurkan diri. Bahkan, di Jepang sampai bunuh diri karena malu."Lah masa kita negara muslim jadi begini. Enggak betul itu," ucap anggota Majelis Syariah PPP itu.Padahal, lanjut Rodja, jika SDA mundur, PPP bisa terselamatkan dan tidak menjadi cemooh masyarakat. Dia tidak mau partai berlambang kabah itu dilecehkan dan dihina pihak lain."Masa nanti dibilang 'ah partai lo dipimpin koruptor'. Kita harus menjaga itu sebenarnya," ujarnya.
Senior PPP: SDA gak tahu diri, tersangka korupsi gak mau mundur
"Yang namanya sebuah akhlak dalam Islam itu harus tahu diri, kalau sudah salah ya mundur."
Advertisement
Rekomendasi