Ini penjelasan Sigit pamungkas soal video Youtube di Hong Kong

"Gambar-gambar dan video yang di-upload itu bukan gambar menuduh saya tidak netral," kata Sigit.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Ini penjelasan Sigit pamungkas soal video Youtube di Hong Kong
KPU umumkan peserta Pemilu. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas angkat bicara terkait soal tuduhan rekaman video di Youtube bahwa dirinya memperbolehkan pemilih masuk TPS asal mencoblos nomor satu. Sigit membantah keras bila dia tidak independen dalam Pilpres 2014 ini."Gambar-gambar dan video yang di-upload itu bukan gambar menuduh saya tidak netral. Gambar dan video itu adalah mereka minta kejelasan apakah ada kebijakan untuk dibuka TPS kembali dan mereka menyampaikan ke saya bahwa ada orang yang menyatakan TPS akan dibuka bila mencoblos no satu. Jadi, ini dibalik-balik," jelas Sigit dalam pesan singkatnya, Jakarta, Senin (7/7).Lebih jauh, Sigit mengendus ada pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana jalannya demokrasi dengan mengkambinghitamkan KPU."Saya tegaskan kepada mereka bahwa KPU netral. Saya justru minta supaya menunjukkan orangnya, bawa buktinya bila ada dan jika perlu kita tangkap bareng," tegas Sigit."Tidak ada satu pun yang bisa menyampaikan. Mereka hanya katanya teman yang di sana. Demikian penjelasan ringkas saya. Salam demokrasi," tandasnya.Seperti diketahui, pemungutan suara Pemilu Presiden di Hong Kong kemarin berlangsung ricuh. Massa yang mendatangi TPS tidak bisa memberikan hak suaranya lantaran TPS sudah ditutup pada pukul 17.00 WIB.Sata kejadian ricuh tersebut, dua Komisioner KPU Sigit Pamungkas dan Juri Ardiantoro sedang memantau pemungutan suara di lokasi. Selain itu, beredar video Youtube yang menggambarkan ada sosok mengenakan baju warna hitam yang menjanjikan bakal kembali membuka TPS asalkan memilih nomor satu.

Rekomendasi