Ketua DPP Partai Hanura Fuad Bawazier mengaku kaget dengan deklarasi capres cawapres, antara Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo. Menurut dia, deklarasi dilakukan secara tiba-tiba melalui pesan singkat.Fuad menilai, deklarasi Wiranto dan Hary Tanoe tidak sah dan melanggar aturan partai. Apalagi, keputusan itu dilakukan secara tiba-tiba."Saya kira tidak sah, mekanisme apa yang dipakai? Kenapa tiba-tiba. SMS-SMS saja yang dipakai," kata Fuad saat dihubungi wartawan, Rabu (3/7).Dia menjelaskan, saat itu sehari sebelum melakukan deklarasi, pihaknya mendapatkan SMS untuk menghadiri acara deklarasi. Tanpa ada penjelasan dan mekanisme sesuai dengan AD-ART partai."Intinya, hari Senin ada SMS masuk harap hadir besok hari Selasa pagi, pakaian rapi, Wiranto-HT akan deklarasi," tegas dia.Karena itu, dia menilai deklarasi ini janggal. Dia mempertanyakan mengapa deklarasi capres dan cawapres tidak dilakukan melalui Rapimnas, dan persetujuan seluruh kader partai."Belum ada Rapimnas, belum ada apa-apa, Senin baru beredar. Senin sore malah saya dapat (SMS). Saya tidak diajak dan tidak tahu menahu, makanya banyak yang enggak hadir orang-orang partai ke acara deklarasi itu. Ada apa ini? Tiba-tiba deklarasi," tanya dia.
Fuad Bawazier: Deklarasi Wiranto-HT langgar aturan partai
"Saya kira tidak sah, mekanisme apa yang dipakai?" kata Fuad.
Advertisement
Rekomendasi