Tim Task Force (satgas) DPP Partai Hanura terus bergerak keliling Indonesia untuk menggelar konsolidasi dan rapat teknis dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta legislator dari Fraksi Hanura. Konsolidasi yang dilakukan sejak 8 Agustus 2026 di Provinsi Banten akan terus dilakukan hingga tuntas di 38 provinsi pada Oktober 2026.
Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella, menyatakan kedatangan pihaknya bertujuan untuk mempercepat pembentukan struktur dan membangun semangat optimisme dalam menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, target tersebut diawali dengan merampungkan konsolidasi struktur partai hingga tingkat kecamatan di seluruh kabupaten dan kota di Tanah Air.
"Kami datang ke sini untuk memastikan kesiapan untuk menyusun struktur lengkap 100 persen di tingkat kabupaten/kota, dan 100 persen di tingkat kecamatan. Itu akan diselesaikan pada pertengahan Oktober tahun ini," kata Rio dalam rapat dan konsolidasi Tim Task Force Hanura dengan jajaran DPD dan DPC se-Provinsi Babel di Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026) malam.
Rio menjelaskan, konsolidasi struktur merupakan tahap awal untuk menyiapkan mesin politik Hanura dalam menghadapi kontestasi demokrasi ke depan. Setelah konsolidasi selesai, DPP akan melakukan pemetaan potensi perolehan kursi di setiap daerah.
"Di Provinsi Bangka Belitung (Babel), masih ada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang (kursinya) kosong. Pada Pemilu mendatang, tidak boleh ada lagi yang kursinya kosong," tegasnya.
Lebih lanjut, Rio mengatakan pemetaan kekuatan Hanura di Provinsi Babel akan dilakukan setelah konsolidasi organisasi nasional rampung. Menurut dia, DPP akan mengukur perkembangan partai melalui survei.
"Kira-kira bulan Juni-Juli atau pertengahan tahun depan, kami akan mensurvei perkembangan Hanura di Bangka Belitung. Hasil survei itu akan menjadi bahan untuk mengukur potensi penambahan kursi Hanura pada Pemilu mendatang," ucapnya.
Selain kursi legislatif, lanjut dia, Hanura juga mulai menyiapkan kader untuk kontestasi kepala daerah. Rio bilang, perolehan suara Hanura pada Pemilu 2029 akan menjadi indikator untuk menentukan kader yang maju di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.
"Kalau 2029 ada peningkatan jumlah suara Hanura di Bangka Belitung signifikan, itu menunjukkan kadernya sudah bekerja on the track," tandas Wakil Ketua Umum Hanura itu.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Hanura Babel, Bong Ming Ming, menyatakan pihaknya fokus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Bong bilang, konsolidasi dilakukan untuk memastikan mesin Hanura di Babel produktif, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
"Keberadaan struktur partai hingga tingkat paling bawah, akan menjadi prioritas sebelum mengejar target perolehan kursi legislatif dan kepala daerah. Insya Allah Hanura bisa jadi lima besar di Provinsi Bangka Belitung," pungkasnya.