Pemilihan presiden masih dua tahun lagi. Kemungkinan munculnya calon presiden (capres) alternatif bisa saja terjadi.Ketua DPR Marzuki Alie menilai, adanya capres alternatif merupakan salah satu indikasi Indonesia memiliki banyak calon pemimpin untuk dipilih rakyat."Itulah yang sering saya sampaikan, baik dalam konteks Pilkada maupun Pilpres harus dibuka ruang yang luas bagi anak-anak bangsa memimpin. Banyak sekali figur-figur yang baik, berkualitas, punya kompetensi dan pengalaman yang bagus, visi bagus tapi tidak punya ruang untuk diusung," kata Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/9).Marzuki mencontohkan, saat ini untuk menjadi pimpinan di daerah orang yang tidak memiliki uang relatif tidak bisa mencalonkan. Lebih lanjut Marzuki menegaskan, pimpinan parpol harusnya mempersiapkan kader-kadernya untuk mengisi ruang publik. "Karena dianggap menjadi ketum itu pengorbanan, mengeluarkan biaya waktu dan tenaga. Sehingga seolah menjadi hak utama ketum untuk menjadi capres," jelas Marzuki."Jadi bukan untuk memperebutkan kekuasaan, tapi king maker lebih banyak. Ini saya lihat masih ada hambatan-hambatan bagi capres alternatif untuk mengisi," tandasnya.
Ketua DPR dukung adanya capres alternatif di 2014
Adanya capres alternatif merupakan salah satu indikasi Indonesia memiliki banyak calon pemimpin untuk dipilih rakyat.
Advertisement
Rekomendasi