Prabowo Sebut Koalisi Adil Makmur Aneh Karena Diisi Tokoh yang Berseberangan Pendapat

Kamis, 22 November 2018 17:25 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Prabowo Sebut Koalisi Adil Makmur Aneh Karena Diisi Tokoh yang Berseberangan Pendapat pembekalan relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Capres Prabowo Subianto menghadiri acara pembekalan relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/11). Dalam sambutannya Prabowo menyebut koalisi Adil Makmur adalah koalisi aneh.

Sebab, kata Prabowo, jajaran koalisi diisi oleh keturunan para tokoh bangsa yang dinilai berseberangan pendapat sejak lama, seperti Soekarno dan Soeharto. Tapi anehnya, putri Bung Karno yakni Rachmawati Soekarnoputri dan Putri Presiden Soeharto, Titiek Soeharto malah kompak mendukung Prabowo.

"Saudara-saudara sekalian perhatian hari ini, Koalisi Adil Makmur ini koalisi agak aneh. Di sini ada anaknya Bung Karno Mbak Rachma, ada juga anaknya Pak Harto, jadi dulu Pak Harto pernah dianggap berseberangan dengan Bung Karno, bayangkan Pak Harto berseberangan dengan Bung Karno, anaknya Pak Harto sekarang sama-sama dengan anaknya Bung karno," kata Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu pun mencontohkan Amien Rais yang ikut mendesak pergantian rezim Orde Baru ke Reformasi. Amien bersama Presiden PKS Sohibul Iman pernah diburu tentara. Tapi justru saat ini mereka mendukung Prabowo.

"Ada lagi Pak Amien Rais dulu ya agak berseberangan dengan Pak Harto. Sekarang Pak Amien Rais duduk satu jajar dengan anaknya Pak Harto," ucapnya.

"Pak Sohibul Iman dulu demo dikejar tentara, sekarang beliau yang ngusung mantan tentara, dulu saya ditugaskan ngejar-ngejar Pak Sohibul Iman, sama pak Amien Rais, makanya Pak Amien Rais nuwun sewu, ini juga banyak tokoh tokoh-tokoh HMI aku dulu juga kejar-kejar mereka, sekarang mereka yang dukung saya," tambah Prabowo.

Dari situ, Prabowo memandang bahwa semua elemen harus bersatu dan menatap masa depan bersama untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Kenapa? Karena kita sadar bahwa sekarang saatnya jangan melihat kebelakang, jangan melihat perpecahan, mari kita cari persatuan, mari kita bersatu dan mari kita selamatkan masa depan bangsa kita dan anak anak kita," kata Prabowo Subianto. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini