Prabowo Mengaku Ikut Sarankan Soeharto Mundur dari Jabatan Presiden

Jumat, 5 April 2019 23:41 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Prabowo Mengaku Ikut Sarankan Soeharto Mundur dari Jabatan Presiden

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengakui bahwa dirinya ikut menyarankan supaya Presiden ke-2 RI Soeharto mundur dari jabatannya pada tahun 1998.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi Alumni & Aktivis Kampus Indonesia di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (5/4) malam.

Awalnya, Prabowo mengatakan negara saat ini sedang sakit. Penyakit tersebut disebabkan para elite Indonesia yang menyebabkan kekayaan Indonesia mengalir keluar negeri. Prabowo pun ikut bersalah sebagai elite militer dalam hal tersebut. Maka dari itu, dia ikut mengoreksi keadaan yang ada.

"Saya dulu jenderal. Saya elite tentara dulu, saya bagian dari suatu rezim yang berkuasa, saya berusaha mengoreksi rezim itu dari dalam. Dengan kawan-kawan kami melancarkan, kami mendukung gerakan reformasi waktu itu, walaupun pemimpin rezim yang berkuasa pada saat itu adalah mertua saya sendiri," kata Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu pun sempat dilema apakah membela keluarga atau membela kesetiaan yang lebih tinggi dari sekadar kekeluargaan. Akhirnya, Prabowo pilih setia kepada negara bangsa dan rakyat Indonesia.

"Waktu itu saya ikut menyarankan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri, bukan karena saya tidak loyal sama Pak Harto. Justru karena saya loyal sama Pak Soeharto, justru karena saya cinta sama Pak Harto," ucapnya.

Pasalnya, Prabowo tak tega melihat Soeharto yang sudah berusia lanjut masih memikul beban yang berat. Sebagai seseorang yang mencintai orang tua, dirinya menyarankan Soeharto mundur di tahun 1998.

"Mungkin dari segi kapasitas fisik, kapasitas usia sudah saatnya orang tua kita istirahat, dari pada duduk di depan mengemudikan kendaraan ibaratnya, serahkan kepada mungkin yang lebih muda yang bisa menghadapi kondisi pada saat itu," terang Prabowo.

"Inilah sesuatu yang saya alami sendiri, karena itu pada saat terjadi perubahan tahun 98-99 saya mulai sebagai warga negara sebagai seorang patriot saya mulai menganalisa apa yang terjadi," tandas Prabowo. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini