Prabowo Kritik Keras Pemerintah, Soal BUMN Sampai BPJS

Selasa, 15 Januari 2019 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Prabowo Kritik Keras Pemerintah, Soal BUMN Sampai BPJS Prabowo Subianto. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan sering mengkritik tajam pemerintah. Seperti pada Minggu (13/1) lalu saat bertemu relawannya di Roemah Djoeang Jakarta.

Prabowo mengkritik karena menilai banyak persoalan negara belum bisa diselesaikan. Dari mulai soal BUMN sampai BPJS.

Berikut ini kritik keras Prabowo Subianto pada pemerintah:

1 dari 3 halaman

BUMN Satu Persatu Hancur dan Bangkrut

Prabowo Subianto. ©2018 liputan6.com

Prabowo menyebut banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang di ambang kebangkrutan. Dia mengklaim, lesunya BUMN dikarenakan para elite yang doyan makan duit negara.

"Kita lihat BUMN kebanggaan kita, satu-satu hancur, bangkrut, tanya saja Garuda pilot-pilotnya, tanya Pertamina, PLN, tanya pabrik milik negara," kata Prabowo.

2 dari 3 halaman

Kelompok Elite Ambil Kekayaan Rakyat

Prabowo Subianto. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Prabowo sempat menyindir kelompok elite di Indonesia. Menurutnya, merekalah yang kerap menyedot kekayaan milik rakyat. Mengaku dirinya juga bagian dari elite, namun dia menegaskan bahwa dirinya adalah elite yang sadar.

"Gue bagian elite, tapi gue elite yang sadar, gue sadar kalau dipanggil Tuhan enggak bisa apa-apa, mendingan gue bersama rakyat, bahwa kesejahteraan tak dirasakan sebagian besar rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo menyebut, keberadaan elite di Indonesia tidak untuk dikagumi. Bahkan kekayaan mereka miliki, patutnya dipertanyakan dari mana uang yang mereka miliki bisa banyak, kendati rakyat masih sengsara. "Elite enggak usah kalian kagumi, saya kenal mereka dari kecil, tidak usah kagum mobil mewah mereka itu, justru kalian harus tanya duitnya darimana? Nyolong duit rakyat itu," klaim Prabowo.

3 dari 3 halaman

Prabowo: Yang Kaya Tambah Kaya

Prabowo Subianto. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Selain itu, Prabowo juga menyinggung soal BPJS yang kerap menolak pasien. Menurut dia hal itu dikarenakan praktik sogok menyogok dilakukan pejabat yang berimbas pada rakyat. "Jadi seperti pejabat kita gaji kecil, sogok menyogok, makanya banyak rumah sakit nolak pasien BPJS," katanya.

Jika terpilih, Prabowo berjanji bisa lebih mensejahterakan kehidupan rakyat Indonesia dari segala problem dihadapi saat ini. "Kalian yang melihat dan merasakan bangsa kita sudah sejahtera atau belum, kalian yang menjawab, apa negara yang kau citakan seperti ini? Yang kaya tambah kaya yang miskin tambah miskin?" tutup Prabowo. [has]

Baca juga:
Prabowo Ingin RI Bikin Pesawat Canggih, Bukan Mobil 'Etok-Etok'
Prabowo: Jangan Puas Dengan Kelakuan Elite Negeri Ini
Prabowo Janji Menaikkan Gaji Hakim, Jaksa dan Polisi Baik
Prabowo Jalankan Visi Misi Indonesia Menang Dengan Strategi Golongan Besar
Lima Cara Prabowo Ubah Indonesia ke Jalan Yang Benar

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini