Prabowo: Kapolri Menjamin ke Saya Polisi Netral, Kalau Tidak Catat Namanya

Rabu, 10 April 2019 19:28 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Prabowo: Kapolri Menjamin ke Saya Polisi Netral, Kalau Tidak Catat Namanya Kampanye Prabowo-Sandi di GBK. ©2019 Merdeka.com/Yunita Amalia

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berterima kasih kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menegaskan bahwa TNI netral di Pilpres 2019. Prabowo bangga kepada sikap TNI yang diinginkan rakyat sebagaimana mestinya.

Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato dalam kampanye terbuka di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4).

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada panglima TNI karena panglima TNI baru saja kemarin mengeluarkan statement TNI akan netral. Ini yang ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia," ucap Prabowo.

"TNI akan netral dan TNI harus netral. Karena TNI adalah milik rakyat Indonesia. TNI lahir dari rakyat TNI adalah tentara rakyat jadi saya terima kasih sebagai senior TNI," tambah mantan Pangkostrad itu.

Dalam kesempatan itu, massa yang hadir sempat menyindir soal netralitas aparat ke polisian. Namun, Prabowo yakin polisi netral. Dia mengaku Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan kepadanya bahwa Polri netral di pesta demokrasi tahun 2019.

" Polisi juga sudah mulai enggak (bukan gak netral) gak, gak. Kapolri menjamin kepada saya bahwa polisi netral. Kalau ada yang enggak netral, catat namanya ya," kata Prabowo.

"Kapolri sudah menjamin kepada saya. Polri juga netral. Sudah ada perintah dari Kapolri. Saya percaya Kapolri. Tapi kalau ada yang menyimpang catat namanya. Ya? Jangan terang-terangan," sambungnya.

Prabowo menekankan, bahwa pada tanggal 17 April saat pencoblosan merupakan hari bersejarah. Di hadapan warga Solo, Prabowo minta pendukungnya jaga TPS dengan cermat dan menangkan Prabowo-Sandi.

"Tolong amanken tolong jaga dan tolong, tolong menangkan 02. Menangkan koalisi indonesia adil makmur. Mereka sepakat koalisi adil makmur sepakat Partai Keadilan Sejahtera, partai PAN Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Berkarya, partai emak-emak, ulama-ulama kita, GNPF kita, ijtima kita, habaib-habaib kita, buruh kita," tandasnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini