PPP Yakin Perolehan Suara di Pemilu 2019 Bisa Tembus 4 Besar
Merdeka.com - Beberapa hari jelang pemungutan suara Pemilu 2019, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakin dapat menembus empat besar perolehan suara secara nasional. Politisi muda PPP yang juga caleg DPR RI Dapil DKI 2 Rendhika D Harsono mengatakan, dari hasil konsolidasi seluruh kader dan simpatisan partai diketahui bahwa adanya kenaikan dukungan dari konstituen cukup signifikan.
"Masyarakat menilai peristiwa Romahurmuziy (Rommy) merupakan tindakan pribadi, jauh kaitannya dengan partai. Justru peristiwa Rommy ditangkap KPK memunculkan solidaritas sesama kader dan simpatisan untuk memperjuangkan dan mempertahankan eksistensi partai ini. Kita kembalikan ke khittah perjuangan PPP sesungguhnya, yaitu bersama dan untuk umat," kata Rendhika di Jakarta, Sabtu (13/4).
Yang membuat lebih optimistis, ucap Rendhika, khususnya di DKI Jakarta, dari hasil survei internal yang dilakukan, mayoritas warga Jakarta menyatakan puas dengan kinerja anggota DPR dan DPRD Fraksi PPP karena dinilai sungguh-sungguh bekerja dan berjuang untuk umat.
Selain itu, selama masa kampanye PPP mendapat penilaian sebagai partai yang menghargai perbedaan pendapat yang terjadi di masyarakat, bukan partai yang ingin memecah kesatuan bangsa.
Menurut Rendhika, ini merupakan salah satu indikator yang positif bagi keterpilihan para caleg PPP yang maju di dapil-dapil Jakarta.
"Kita tidak mengklaim, Ini ril pernyataan masyarakat. Mereka melihat dengan sendiri bagaimana anggota dewan dari PPP perjuangkan agar disahkannya UU Anti Minuman Keras (Miras), dan sebagai partai yang pertama menyatakan dukungan kepada Pemprov DKI untuk menjual saham bir milik mereka di PT Delta Djakarta," tuturnya.
Rendhika pun bersyukur masyarakat tidak terkecoh dengan berita hoaks yang menyudutkan dan sepertinya ingin mengkerdilkan PPP. Untuk memastikan dukungan dari masyarakat, Rendhika mengaku keliling ke beberapa wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
"Salah satu contohnya di daerah Kebayoran Lama. Masyarakat di sana menyatakan tidak ragu mendukung Caleg dari PPP, karena mereka memang ber-tabayun kepada sumber yang tepat sehingga mereka yakin aspirasi warga selalu diperjuangkan," ucap anggota DPRD DKI ini.
Begitu juga dari hasil kunjungan ke beberapa negara di mana banyak WNI bekerja, seperti di Arab Saudi, Malaysia dan Taiwan. Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) juga menyatakan dukungannya kepada partai dan Caleg PPP.
"Para WNI yang bekerja di Malaysia menyatakan percaya kepada PPP dan Caleg-nya akan memperjuangkan nasib mereka. Diperkuat adanya nilai historis perjuangan antara PPP dengan kampung halaman mereka di Indonesia," terang Rendhika.
Para PMI itu pun mengamanahkan kepada para Caleg PPP jika terpilih agar memperjuangkan nasib mereka. "Mereka meminta kepada kami untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah terkait jaminan jam kerja dan kesehatan. Selain itu mereka menginginkan BNP2TKI melakukan pembinaan, juga tidak ada pungli ketika mereka tiba di Tanah Air, serta pendampingan ketika mereka berhadapan dengan persoalan hukum dan lain-lainnya," papar Rendhika.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya