PPP Nilai Penundaan Pilkada Serentak 2020 Rasional dan Realistis

Selasa, 31 Maret 2020 19:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
PPP Nilai Penundaan Pilkada Serentak 2020 Rasional dan Realistis arsul sani. ©2019 Merdeka.com/hari ariyanti

Merdeka.com - DPR dan pemerintah sepakat menunda pelaksanaan Pilkada 2020 karena pandemi Covid-19 atau virus corona. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menilai penundaan tersebut realistis dan rasional.

"PPP melihat kesepakatan penundaan Pilkada 2020 ini adalah rasional dan realistis dari semua pemangku kepentingan Pilkada yakni Pemerintah, DPR dan penyelenggaran pilkada KPU dan Bawaslu," kata Sekjen PPP Arsul Sani, Selasa (31/3).

Arsul menuturkan, realistis yang dimaksud terkait dengan penyebaran wabah corona dan sudah menjadi pandemi. Sehingga, tidak bisa diperkirakan akan bisa diatasi dalam hitungan minggu.

"Sehingga pilihan baiknya adalah menunda," kata Arsul.

Kemudian, rasional yang ia maksud, jika tetap dilakukan, proses Pilkada 2020 akan melibatkan banyak kerumunan baik berupa rapat atau sosialisasi, bahkan sebelum pendaftaran.

"Sehingga akan membahayakan kesehatan masyarakat kalau tidak ditunda," ucap Arsul.

PPP, lanjut Arsul, tidak merasa. merugi terkait persiapan Pilkada 2020 yang sudah dilakukan. Sebab, prosesnya baru penetapan calon.

"Saya kira tidak, karena prosesnya saat ini kan baru penetapan calon atau membangun koalisi lokal," tandas Arsul yang juga Wakil Ketua MPR itu.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini