Politikus PKS Minta Sri Mulyani 'Tak Pelit' Anggaran untuk Kesejahteraan TNI

Rabu, 16 September 2020 03:31 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Politikus PKS Minta Sri Mulyani 'Tak Pelit' Anggaran untuk Kesejahteraan TNI Sri Mulyani. ©Instagram Sri Mulyani

Merdeka.com - Anggota Badan Anggaran DPR Fraksi PKS, Sukamta menyebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak pro soal anggaran yang langsung menyasar ke rakyat. Pernyataan ini ia sampaikan menanggapi kondisi prajurit-prajurit TNI yang memprihatinkan kesejahteraannya ketika sedang bertugas daerah perbatasan, terpencil dan terluar Indonesia.

"Pemerintah khususnya Menteri Keuangan seharusnya memberikan kompensasi yang layak bagi anggota TNI yang mendapatkan penempatan tugas di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) yang tersebar dari Sabang sampai Merauke," kata Sukamta, Selasa (15/9).

Menurutnya, anggota TNI bertugas dalam waktu cukup lama dan harus meninggalkan keluarga. Namun, apresiasi pemerintah terhadap kinerja mereka masih kurang. Hal ini tercermin dari besaran tunjangan yang diberikan. Besaran tunjangan itu masih jauh dari standar kebutuhan hidup harian yang kini terus meningkat.

"Hitung-hitungan saya anggaran yang dibutuhkan untuk menyebut kompensasi yang layak bagi prajurit TNI hanya membutuhkan tambahan Rp 500 milliar," ujarnya.

Sukamta kemudian membandingkan tambahan anggaran untuk prajurit tersebut dengan alokasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020. Misalnya, talangan utang triliunan kepada BUMN seperti Garuda Indonesia, PLN, Krakatau Steel yang tidak sanggup membayar utang gara-gara salah kelola.

"Ketika pemerintah berbicara soal dana talangan kepada BUMN-BUMN yang merugi gara-gara salah kelola mudah sekali mengalokasikan dana triliunan, namun ketika menyangkut dana yang di alokasikan kepada personal warga negara pemerintah mengaku kesulitan. Kesannya pemerintah saat ini pelit kepada rakyat namun murah hati kepada korporasi," terangnya.

Baca Selanjutnya: Poitisi PKS itu pun merujuk...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini