Politikus PDIP minta PAN jangan banci jika ingin gabung kabinet

Jumat, 5 Juni 2015 15:19 Reporter : Marselinus Gual
Politikus PDIP minta PAN jangan banci jika ingin gabung kabinet Masinton Pasaribu. ©2015 Merdeka.com/Twitter @Masinton

Merdeka.com - Di tengah isu reshuffle kabinet, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulfikli Hazan menyatakan kesediaannya jika ada kader PAN yang ditunjuk bergabung dalam Kabinet kerja.

Menanggapi hal itu, politisi PDIP, Masinton Pasaribu menegaskan, kesediaan PAN untuk bergabung di pemerintahan juga mesti didukung oleh fraksi PAN di DPR.

Menurut Masinton, sikap ketegasan itu mesti mendapat dukungan oleh semua kader PAN. "Kalau dia gabung di pemerintah, DPR juga harus dukung. Kalau sisi lain dia dukung, tapi dia tentang sisi lain," sindir Masinton di Senayan, Jakarta, Jumat (5/6).

Lanjut dia, apa yang ditegaskan Zulkifli Hasan mesti menjadi suara semua kader PAN. Dukungan kepada pemerintah tidak mesti setengah-setengah.

"Jangan dua kaki. Jangan banci. Kalau dukung ya dukung. Saran saya, kalau dukung pemerintah ya konsisten dua-dua," pungkas bekas ketua umum Repdem, sayap partai PDIP.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku tak masalah jika kadernya diminta masuk ke kabinet kerja Presiden dan wakil presiden Jokowi-JK. Hal ini berkaitan dengan isu reshuffle yang makin kencang, Jokowi dikabarkan akan melakukan pergantian posisi di kabinet usai lebaran nanti.

Meski demikian, Zulkifli menegaskan jika secara kelembagaan, PAN akan tetap berada di luar pemerintahan. Sementara jika ada kader PAN yang masuk kabinet, hal itu mewakili pribadi.

"Kalau sebagai orang Indonesia diminta tugas, ya siap saja. Tapi atas nama masing-masing. Kan kalau secara pribadi, Warga Negara Indonesia dapat tugas kan boleh saja, dan nggak boleh nolak. Tapi PAN tetap di luar pemerintahan," kata Zulkifli di Gedung DPR, Jakarta. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Reshuffle Kabinet
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini