Politikus China Temui Airlangga Hartarto, Bahas Kerja Sama Parpol

Sabtu, 21 September 2019 14:45 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Politikus China Temui Airlangga Hartarto, Bahas Kerja Sama Parpol Politikus China Temui Airlangga Hartarto. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Kepala Polit Biro Hubungan Internasional Partai Komunis Cina, Song Tao di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/8). Keduanya saling tukar pikiran dan bahas kerja sama parpol.

Pertemuan juga dihadiri oleh Sekjen Golkar Lodewijk Freiderich, Politisi Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily dan Politikus Golkar, Nurul Arifin.

Airlangga mengapresiasi kedatangan Song Tao ke Indonesia dan menghadiri jamuan Golkar.

"Terima kasih atas kehadirannya. Kami (bisa) bertemu dengan pengurus pimpinan Song Tao," kata Airlangga saat menyambut Song Tao.

Di kesempatan sama, Song Tao berterimakasih kasih dan senang kepada Airlangga karena mengundangnya bertemu. Menurutnya, partai beringin penting untuk perpolitikan Indonesia.

"Terima kasih yang telah menerima rombongan saya di Jakarta dan acara di Pulau Lombok. Golkar penting untuk dunia politik di Indonesia, mementingkan kedudukan Golkar dan pertukaran kerja sama dengan Partai Golkar pengetahuan dan kepercayaan," ucap Song Tao.

Dari jadwal agenda Golkar, pertemuan Airlangga dan Song Tao membahas tentang kerja sama bilateral partai politik.

Sejumlah poin yang dibahas seperti membangun integritas kader partai hingga kerja sama dalam bidang kepemudaan dan peningkatan kualitas SDM, kerja sama dalam bidang kepemudaan dan perempuan. Serta kerja sama dalam memberdayakan entrepreneurship dan UKM.

Airlangga mengatakan, kerja sama antara partai komunis Tiongkok dengan Partai Golkar memang sudah terjalin. "Selama ini sudah terjadi pertukaran studi komparasi berjalan sejak lama antara PKT dan Partai Golkar," kata Airlangga.

Airlangga menyebut, pertahun partai Golkar mengirim kader 15 orang ke Tiongkok untuk pendidikan. Dia mengatakan, hal tersebut juga sebagai penunjang program akademi partai Golkar.

"Mereka juga punya kekuatan di studi pembangunan di mana studi pembangunan itu mempunyai program untuk kesejahteraan dengan masyarakat," ucapnya.

Menteri Perindustrian itu menyebut, partainya sangat fokus terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dia harap, program pertukaran kader akan terus dilanjutkan. Airlangga juga apresiasi terkait kerja sama di level parpol.

"Kemudian kerja sama bilateral antara kedua negara di bidang ekonomi maupun kebudayaan sekaligus juga membahas tantangan perekonomian dan situsi global ke depan," ucapnya.

Kemudian mereka membahas soal multilateralisme dan unilateralisme. Indonesia, kata dia, mendorong agar pembahasan perjanjian multilateral di level asia terus berjalan.

"Kita bahas juga soal investasi china di Indonesia, termasuk di bidang mineralisasi logam, seperti di Morowali atapun industri otomotif," tuturnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini