PKB Sindir Duet Pemersatu Bangsa Tak Berprestasi, NasDem: Senyum Kami Masih Banyak

Senin, 27 Juni 2022 15:08 Reporter : Alma Fikhasari
PKB Sindir Duet Pemersatu Bangsa Tak Berprestasi, NasDem: Senyum Kami Masih Banyak 3 Gubernur Lakukan Any Song Challenge. Instagram/@ridwankamil ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengkritik soal duet pemersatu bangsa Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang diusung Partai NasDem. Ia menilai skema duet tersebut belum kuat, karena belum memiliki prestasi dan track record dalam mempersatukan bangsa.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya menghormati atas pandangan dari partai politik lain terkait nama-nama yang diusung partainya.

"Kami saling menghormati, itu pilihan NasDem tentu NasDem siap dengan semua resiko," katanya saat dihubungi merdeka.com, Senin (27/6).

Lebih lanjut, dia mengaku, Partai NasDem tak ambil pusing soal pandangan negatif terhadap ketiga nama yang akan diusung sebagai bakal calon presiden (capres) pada pemilu 2024.

"Ga masalah, senyum kita masih banyak," ujarnya.

Sebab, Willy menyadari tak semua partai politik mendukung atas nama-nama yang diusung oleh Partai NasDem tersebut.

"Semua pilihan politik tentu ada resikonya, ada yang menerima ada yang menolak, itu sebuah hal yamg wajar dalam kehidupan kita," terangnya.

Dia juga menyampaikan, Partai NasDem akan tetap mempromosikan ketiga sosok tersebut kesemua partai politik dengan cara yang sama tak memperdulikan pandangan negatif.

"NasDem punya kandidat ada Pak Anies ada Pak Andika ada Pak ganjar tentu tiga-tiganya harus di promosikan secara seimbang ke semua partai," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

PKB Sebut Anies dan Ganjar Tak Berprestasi

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menilai skema duet tersebut belum kuat.

"Karena dua-duanya (Ganjar-Anies) belum memiliki prestasi dan track record yang kuat dalam kegiatan kerukunan maupun persatuan bangsa," kata Gus Jazilul panggilan akrabnya, kepada wartawan, Minggu (26/6).

Jika saat ini sudah melemparkan skema duet pemersatu bangsa ke publik, dia meyakini, hal tersebut bukanlah solusi yang baik untuk menghindari pemilu tanpa polarisasi.

Sebab, jika skema duet pemersatu bangsa disebutkan di awal, akan membuat para elit politik tidak bisa duduk bersama.

"Tapi kalau sekarang dimunculkan sosoknya, justru itu menjadi poros yang memberikan tekanan terhadap pihak yang lain," ungkap Wakil Ketua MPR RI itu.

Lagi pula, Gus Jazilul menyebut, sosok yang disebutkan oleh Partai NasDem tersebut tidak memiliki kapasitas untuk mempersatukan bangsa dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

"Kalau dua nama itu dilempar ke publik, saya yakin itu bukan solusi untuk menemukan duet pemersatu bangsa. Sebab Anies maupun Ganjar tidak memiliki kapasitas untuk itu," tutupnya.

Baca juga:
Andika Perkasa Muncul Jadi Bacapres, Relawan akan Komunikasi dengan NasDem
Anies Baswedan Dinilai Jadi Magnet Bagi Demokrat dan PKS Sambangi NasDem
KIB Siap Melawan Poros Gerindra dan NasDem di Pemilu 2024
Pertemuan SBY-JK dan AHY-Paloh Dinilai Sinyal Persiapan Kalahkan PDIP
Surya Paloh: Kemungkinan Koalisi dengan Demokrat Cukup Besar
AHY Soal 3 Nama Bakal Capres NasDem: Kami Sepakat Tak Bicara Komposisi
Demokrat dan NasDem Makin Erat, Surya Paloh Ingatkan AHY Tak Buru-Buru Koalisi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini