Pilkada DKI jadi tolak ukur keamanan Indonesia
Merdeka.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Brigjen Pol Sunanta menegaskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta merupakan tolak ukur dalam proses pemilihan kepala daerah di Indonesia. Sebab itu, dia menegaskan kepolisian akan sebisa mungkin memastikan keamanan dan ketertiban saat berlangsungnya masa kampanye.
"Menjaga keamanan Jakarta agar tidak terjadi apa-apa itu harus karena akan berpengaruh terhadap keamanan Indonesia," kata Sunanta dalam sambutannya di Deklarasi Kampanye Damai Pilkada DKI di Monas, Jakarta, Sabtu (29/10).
Sunanta menambahkan, kecerdasan dan kedewasaan dari pendukung ketiga pasangan calon sangat dibutuhkan. Dia berharap, para relawan dan pendukung pasangan calon tidak saling menghujat.
"Kami yakin dengan kecerdasan dan kedewasaan berpolitik bisa melaksanakan aspek demokrasi yang cerdas dan bermartabat. Tidak perlu ada hujatan dan hasutan yang penting semua aman," ujarnya.
Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta telah resmi mendeklarasikan kampanye damai dan berintegritas dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Deklarasi damai digelar di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10) pagi.
Komisioner KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos memandu ketiga pasangan calon untuk membacakan ikrar deklarasi damai. Usai membacakan deklarasi tersebut, ketiga pasangan calon langsung menandatangani prasasti deklarasi damai. Selain tiga pasangan calon, prasasti juga ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Tim Pemenangan masing-masing. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya