Pertemuan petinggi parpol bahas kegaduhan, tak singgung Pilpres 2019
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengakui adanya pertemuan dengan sejumlah ketua umum partai di rumah dinasnya, Rabu (7/6) malam. Zulkifli menuturkan, pertemuan tersebut hanyalah ajang silaturahmi biasa yang berbungkus dengan momen buka puasa bersama.
"Kemarin buka bersama, ya sama partai-partai hampir 60 orang," kata Zul di kediamannya Jalan Widya Chandra IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/6) malam.
Pertemuan itu membahas banyak hal. Mulai dari kondisi sosial politik nasional yang memanas, kesenjangan sosial dan yang lainnya. Namun dia buru-buru menegaskan bahwa pertemuan itu tidak membahas peta politik jelang Pilpres 2019.
"Kalau orang partai ketemu ya ngomongin macam-macam. Kenapa sekarang gaduh, kenapa sekarang (ada) kesenjangan. Semua juga dibahas. Kalau orang ketemu masak enggak ngomong. Itu gunanya silaturahim," tutur Zul.
"(Kalau) Pilpres nanti 2019," imbuhnya.
Dia tak menampik pertemuan tersebut mendiskusikan persoalan pemilu. Misalnya evaluasi pelaksanaan Pemilu apakah sudah sesuai dengan dasar negara Pancasila atau belum.
"Apakah Pemilu ini sudah benar sesuai Pancasila? Apakah sudah sesuai, apa perlu diluruskan kembali? Sekarang kok menang-menangan? Kok biayanya mahal," ujarnya.
Para petinggi partai membicarakan kegaduhan politik nasional akibat perbedaan pandangan yang terbawa ke ranah publik. Ketua MPR ini meminta agar segala perdebatan dan perbedaan pendapat tidak merusak simpul kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Boleh marah di MPR. Tapi begitu keluar menenangkan warganya masing-masing. Itu yang kita harap. Sehingga kerukunan terjalin, pemerintah bisa kerja dengan baik. Kalau pemerintah kerja dengan baik, pembangunan berhasil kita yang senang semuanya," pungkasnya.
Sebelumnya, petinggi sejumlah partai politik berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan pada Rabu (7/6) malam. Pertemuan itu membahas soal isu krusial dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Pertemuan digelar sehari sebelum Pansus menggelar voting menentukan lima isu krusial.
Tujuh petinggi partai politik yang dikabarkan melakukan pertemuan tersebut, yaitu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Ketua Fraksi Demokrat Ibas. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya