Pertemuan Nasional Legislatif, Demokrat Putar Video Pencapaian SBY

Selasa, 10 September 2019 19:00 Reporter : Yunita Amalia
Pertemuan Nasional Legislatif, Demokrat Putar Video Pencapaian SBY hinca panjaitan datangi KPU. ©2019 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menutup acara pertemuan nasional anggota DPR/DPRD terpilih periode 2019-2024 fraksi Demokrat di Jakarta Convention Centre (JCC). Dalam pertemuan itu turut diputar 2 film dokumenter.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, sedianya akan diputar 10 film. Namun hanya terpilih 2 saja. Film tersebut merupakan pencapaian-pencapaian SBY saat menjabat sebagai presiden selama dua periode.

"Diputar 2 film saja dari 10 film. Dokumentasi apa yang sudah dikerjakan pemerintahan Pak SBY yang didukung oleh Partai Demokrat. Dan semua kader mengerti dan semua bersemangat untuk menjalankan tugas yang disampaikan," ujar Hinca usai acara, Jakarta, Selasa (10/9).

Dalam pertemuan itu, dia mengungkapkan, ada empat sesi dengan pembicara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Dede Yusuf dan dirinya.

Di akhir sesi, kata Hinca, SBY memberikan perintah agar melaksanakan segala amanat partai serta mendukung pemerintahan yang ada tanpa mengurangi sikap kritis.

"Pak SBY, beliau beri pembekalan perintahnya cuma satu, semua yang dipaparkan tadi pagi laksanakan," ujarnya.

Hinca mengatakan, Partai Demokrat telah membuat 10 daftar tantangan bagi partai tempatnya bernaung untuk lima tahun ke depan

"Tentu kami tadi buat list 10 hal-hal fundamental yang kami yakini jadi tantangan dan tugas berat kami untuk 2024. Jadi kami sudah bicara 2024 pada infrastruktur partai," tegasnya.

Namun dia enggan merinci kesepuluh daftar tersebut, hanya saja secara garis besar daftar yang telah disusun untuk meningkatkan kualitas partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menyikapi sikap politik terhadap pemerintahan selama lima tahun ke depan, Hinca mengatakan Partai Demokrat tetap menjadi partai penyeimbang tanpa ada embel embel menjadi koalisi ataupun oposisi pemerintah.

"Bahwa untuk memastikan pemerintah lebih baik, negara lebih baik, seluruh kader Partai Demokrat tampil baik 5 tahun ke depan," tukasnya.

Hinca mengingatkan pada periode sebelumnya, Partai Demokrat mengambil sikap tengah-tengah atau mengklaim sebagai partai penyeimbang. Sehingga, jika disinggung mengenai sikap politik ke depan partai berlambang Mercy biru itu akan mendukung hal positif oleh pemerintah dan mengkritisi apa yang dianggap tidak sesuai dengan pandangan Partai Demokrat.

"Kompetisi sudah berakhir. Waktu Kongres di Surabaya tahun 2015 lalu juga begitu kepada Gubernur, Bupati semuanya mendukung penuh siapa pun pemerintahnya karena kompetisinya sudah selesai," tandasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini