Perjuangkan Aspirasi Umat, PAN: Jangan Alergi Politik
Merdeka.com - Partai Amanat Nasional (PAN) berkomitmen merangkul semua kelompok Islam di Tanah Air. Oleh sebab itu, PAN ingin semua bisa ambil peran besar melalui bidang politik. Salah satu tujuannya, membawa dan memperjuangkan aspirasi umat Islam agar dapat diwujudkan dalam bentuk regulasi.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim 10, Zanuddin Maliki mendorong warga Muhammadiyah untuk lebih aktif dalam berpolitik. Menurutnya, jika umat Islam alergi terhadap politik, alokasi kekuasaan dan anggaran hanya akan menguntungkan segelintir kelompok saja.
"Jangan alergi politik, kalau kekuasaan di tangan orang-orang yang tidak berpihak Islam, maka undang-undang, distribusi alokasi kekuasaan dan distribusi alokasi anggaran akan dikendalikan oleh oligarki dan pemilik modal," kata Maliki, Sabtu (24/6).
Ajakan Maliki terhadap warga Muhammadiyah untuk terjun ke politik bukan tanpa alasan. Sebagai warga tulen Muhammadiyah, Maliki merasa mempunyai tanggung jawab untuk meregenerasi kepemimpinan serta memperjuangkan aspirasi umat Islam di politik.
Maliki bahkan menyebut, peran Muhammadiyah dalam politik sudah terlihat sejak awal kemerdekaan negara. Dia mencontohkan sejumlah tokoh Muhammadiyah seperti Kasman Singodimedjo, Ki Bagus Hadikusumo, dan KH. Kahar Muzaki mempunyai peran dalam perumusan Pancasila.
Lebih lanjut, Maliki juga menekankan pentingnya mengamalkan empat Pilar Konsensus Dasar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Keempat pilar tersebut merupakan pedoman melangkah untuk bangsa Indonesia menghadapi tantangan global.
"Empat pilar kebangsaan ini penting dipahami dan ditanamkan pada generasi bangsa Indonesia. Karena, banyak kepentingan bangsa lain terhadap Indonesia di era globalisasi yang dapat melunturkan pemahaman kebangsaan kita," pungkasnya.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya