'Peluru' Prabowo untuk Ahok

Rabu, 12 April 2017 06:02 Reporter : Wisnoe Moerti
'Peluru' Prabowo untuk Ahok prabowo dan ahok. ©2016 dok foto.prabowo

Merdeka.com - Jelang detik-detik akhir kampanye putaran kedua Pilgub DKI Jakarta, mesin partai politik dari masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dimaksimalkan. Tidak hanya relawan, kader, organisasi sayap, petinggi partai politik pengusung dua kandidat pun turun gunung.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto termasuk salah satu yang turun tangan meyakinkan warga Jakarta demi kemenangan pasangan cagub dan cawagub yang diusungnya yakni Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Prabowo kembali berkampanye untuk jagoannya.

Saban kali kampanye, Prabowo selalu 'menjual' pasangan Anies-Sandi sebagai yang terbaik untuk memimpin Jakarta. Tak lupa dia juga melancarkan serangan politiknya kepada lawan Anies-Sandi yakni pasangan cagub dan cawagub Ahok-Djarot.

Seperti saat berkampanye di Wisma Serbaguna Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (11/4). Mantan Danjen Kopassus ini mengirim pesan khusus untuk pasangan petahana yang sudah memimpin Jakarta selama dua tahun terakhir. Dia meminta agar Ahok tak lagi memimpin ibu kota. "Demi yang terbaik, Pak Ahok satu periode saja lah," kata Prabowo.

Dia kembali mengulang penyesalannya pernah mencalonkan Ahok sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo pada 2012. Saat itu, dengan pencalonan Ahok, Prabowo hanya ingin membuktikan diri sebagai seorang Pancasilais. "Saya dulu yang mencalonkan Ahok. Saya kira tidak perlu melihat ke belakang. Kalau lihat ke belakang terus masuk lubang."

Prabowo juga menyinggung cara Ahok-Djarot berkampanye. Ini terkait video kampanye pasangan nomor urut dua yang melahirkan kontroversi karena dianggap justru memecah belah dan menyudutkan salah satu kelompok.

"Saya kira itu bagian ya yang kita imbau kita harapkan bahwa marilah kita semua cari kebaikan dan kesejukan jangan kita mencemarkan atau memfitnah orang lain atau kelompok lain," kata Prabowo di kediamannya, Jalan kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (10/4).

Bukan kali ini saja Prabowo melancarkan serangan ke Ahok. Saat kampanye putaran pertama Pilgub DKI, peluru Prabowo juga mengarah ke Ahok. Belum lepas dari ingatan kita saat prabowo mengomentari kepemimpinan Ahok selama di Jakarta. Menurut dia, Indonesia butuh kepemimpinan yang sejuk, tidak tukang marah dan maki-maki orang, apalagi terus menyalahkan anak buah.

"Jangan marah-marah negara kita butuh kesejukan sekarang, ini dikit-dikit marah jelek-jelekin, maki-maki. Kalau kita cari kesalahan semua salah pasti," ungkap Prabowo di Jalan Jembatan Bandung, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Selasa (31/1).

Saat konsolidasi di markas Gerindra, Prabowo juga mengkritik cara Ahok yang tak mencerminkan pemimpin yang dibutuhkan rakyat. Menurutnya, Jakarta membutuhkan pemimpin baru yang lebih kapabel, berakhlak, mencintai rakyat kecil dan tak suka asal gusur.

"Kita butuh pemimpin yang kapabel tapi juga berakhlak, yang berempati dan cinta rakyat kecil, yang tidak suka digusur. Itu yang kita tangkap, itu yang kita perjuangkan," kata Prabowo di DPP Partai Gerindra, Jalan RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/2). [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini