Pelipat Kertas Surat Suara Pemilu 2019 Diberi Honor Rp 90
Merdeka.com - KPU Kalimantan Timur menilai, honor penyortir dan pelipat surat suara Rp 90 per lembar surat suara Pemilu 2019, lebih kecil dibanding Pilgub Kaltim 2018 lalu. Nominal itu sedang direvisi untuk ditambah.
Kecilnya honor, membuat sekitar 200 orang petugas sortir dan pelipat kerta surat suara untuk KPU, yang berlangsung di kawasan pergudangan Jalan Ir Sutami, Samarinda, ramai-ramai mundur, belum lama ini.
"Memang, dari sisi nilai, Rp 90 per surat suara itu, cukup rendah dibanding Pilgub Kaltim lalu Rp 200 per surat suara," kata Ketua KPU Kalimantan Timur, Rudiansyah, ditemui di kompleks Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda, Rabu (6/3).
Rudiansyah menerangkan, Pemilu 2019 ada 5 jenis surat suara. Sejatinya, nominal Rp 90 per surat suara itu jika ditotal, nilainya lebih dari surat suara di Pilgub Kaltim.
"Tapi kuantitas yang dilipat jadi 5 kali lipat. Sebenarnya memang, Rp 90 dikali 5 lembar surat suara. Jenisnya kan ada 5 tingkatan. Sementara Pilgub, 1 tingkatan saja," ujar Rudiansyah.
Kendati demikian, Rudiansyah optimistis, KPU Kabupaten dan Kota di Kalimantan Timur, bisa mengatasi persoalan itu. "Tidak begitu masalah. Kemungkinan, nilai Rp 90 itu direvisi untuk ditambah," terang Rudiansyah.
Sebagai penyelenggara, lanjut Rudiansyah, sejauh ini belum mengetahui perubahan nominal honor pelipat suara. Rudiansyah juga optimistis, proses sortir dan pelipatan surat suara tetap berlangsung.
"Bagi kami, sortir dan lipat surat suara, tetap akan berjalan lancar," demikian Rudiansyah.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya