PDIP Gelar Acara Generasi Milenial Bicara Pancasila

Sabtu, 2 Maret 2019 14:45 Reporter : Merdeka
PDIP Gelar Acara Generasi Milenial Bicara Pancasila PDIP Gelar Acara Generasi Milenial Bicara Pancasila. ©Liputan6.com/Nanda Perdana

Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar acara bertajuk 'Generasi Milenial Bicara Pancasila' di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Sejumlah narasumber hadir berbagi pengalaman hidup dan semangat positif untuk para generasi muda yang hadir.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga.

Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga menyampaikan, sesuai amanat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, acara tersebut harus dapat mengingatkan bahwa di era perkembangan teknologi informasi ini hanya ada dua jenis generasi bangsa.

"Yang ikut arus, hanya sebagai profesional dan produk yang masif. Yang kedua, yang maju. Kita kreator, bukan pengekor. Anda harus kreatif dan kreatif tidak punya limit," katanya dalam sambutannya di lokasi, Sabtu (2/3).

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, anak muda mesti dapat berpikiran terbuka dan turut andil dalam perubahan bangsa ke arah yang lebih positif.

"Saya berharap PDIP mulai mendidik anak-anak muda untuk lebih open minded. Tidak boleh jadi follower tapi kreator," kata Susi.

"Manusia-manusia politik, anda-anda semua ini harus berkompetisi. Anda harus menjadi motivator, kreator, influencer, kepada follower. Semakin besar follower, semakin besar organisasi politik itu. Semakin besar organisasi politik itu, semakin bisa membuat perubahan besar pada bangsa," lanjutnya.

Kemudian, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menambahkan, bicara Pancasila ke generasi muda bangsa tidak melulu soal pasal. Menarik minat melalui tataran praktik dan pengalaman menjadi perlu dalam membentuk sikap.

"Contoh gotong royong, tentang kebudayaan, kita contohkan bagaimana kita mengekslusi kebudayaan yang bermanfaat. Kita bikin festival kebudayaan, kemudian soal menangani orang miskin, saya bikin festival anak yatim," ujarnya.

"Jadi bagus karena cerita-cerita inspirasi yang ringan. Kita nggak bicara ideologi yang di atas, tapi kita ngomong praktik saja. Anak muda yang inovatif gimana," tandas Azwar.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini